10 Lembar Kain Terpal, Satu Bangkai Dump Truk Diamankan dari 9 Pelaku Curas dan Curat

615

rps20160921_195240ADAKITANEWS, Madiun – Petugas Sat Reskrim Polres Madiun dan Polsek Balerejo membekuk sebanyak 9 orang pelaku pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat) dan penadah. 10 Lembar kain terpal dan bangkai dump truk berhasil diamankan sebagai barang bukti.

Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Hanif Fatih Wicaksono, Rabu (21/9) mengatakan, tindak curas dilakukan komplotan yang terdiri dari 6 orang pelaku. Mereka menyatroni toko bangunan di Desa/Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, belum lama ini.

“Satu pelaku mendatangi Marjono penjaga gudang toko bangunan, begitu lengah Marjono langsung diikat dan mulutnya dilakban. Selanjutnya, Marjono dibuang di hutan Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun,” jelasnya

Setelah membuang penjaga gudang, komplotan kembali ke gudang untuk membawa Dump Truk nopol AE 8242 UE. Dump Truk kemudian dijual ke penadah di Blitar. Sayangnya, saat digrebek penadah sudah kabur dan kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Komplotan berhasil ditangkap sepekan setelah beraksi hingga menuju ke penadah, petugas hanya mendapatkan bodi casis truk dengan nomor rangka dalam casis sama dengan Dump Truk.

“Dari pengakuan mereka, bak dan mesin sudah dijual hingga ke Papua. Atas perbuatannya masing-masing pelaku dijerat pasal sesuai  perannya yaitu pasal 363 ke 3e. 4e KUHP atau pasal 365 ayat 2 ke 1e, 2e KUHP dengan ancaman 7-12 tahun penjara,” jelas Kasat Reskrim

Ke-6 pelaku yaitu Trisno Utomo ,37, Panio ,45, Sigit Hariyadi ,28, Desa Rejuno, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi. Joko Purnomo ,44, Desa Gandu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Lalu, Iwan Sapto ,44, Desa Umbul Damas, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar dan Agus S ,26, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Sementara itu, pelaku curat dan penadah dibekuk Unit Reskrim Polsek Balerejo, keduanya mencuri terpal geotextile sebanyak 10 lembar dengan panjang masing-masing 10 meter. Terpal itu milik PT Adhi Karya kontraktor pembangunan jalan tol. “Kedua pelaku merupakan pekerja tidak tetap di kontraktor itu,” jelas Kasat Reskrim

Pelaku yaitu Mas’ud ,35, warga Desa Pahesan, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jateng dan Khoirul Hidayat ,21, Desa Temurejo, Kecamatan Karangayu, Kabupaten Grobogan, Jateng. Baru 5 lembar terpal dijual ke penadah seharga Rp 155 ribu per lembar. Keduanya, dibekuk setelah ada laporan dari kontraktor.

Pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 7  tahun penjara, sedangkan Sardi ,44, Desa Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, sebagai penanda dijerat pasal 480 KUHP diancam hukuman 4 tahun penjara. Kini seluruh tersangka mendekam di sel tahanan Mapolres Madiun.(Uk)

 

Keterangan Gambar : Inilah 6 orang komplotan tersangka pencurian dengan kekerasan (curas), penyekap korban dan membuangnya ditengah hutan. Lalu, bawa kabur Dump Truk milik toko bangunan dijaga korban.(Foto: Agoes B)