droping 1

ADAKITANEWS, Jombang – Krisis air bersih atau kekeringan di Jombang, mulai meluas. Sejak satu bulan terakhir Badan Penggulangan Bencana Daerah setempat mencatat sekitar 4 ribu Kepala Keluarga (KK) yang tersebar 18 Desa yang mengalami bencana musim kemarau itu.  salah satunya di Desa Lebakongso Kecamatan Bareng. Di Desa itu ada sekitar 24 KK kesulitan air bersih dan terpaksa harus menggunakan air sungai untuk memenuhi kebutuhan air setiap harinya, kamis (25/06).

Bupati Jombang, Nyono suharli Wihandoko, mengatakan, saat ini pihaknya sudah mulai berupaya membantu warga korban  kekeringan dengan melakukan droping air bersih di Desa yang dilanda krisis air bersih.

“Dari 18 Desa, 38 Dusun ini sangat harus kita bantu air, sudah kita mulai hitung kebutuhan setiap harinya disini termasuk di Lebakongso sini yang 24 KK ini membutuhkan kurang lebih setiap minggunya kurang lebih 20-25 ribu liter.” Kata Nyono, saat menyalurkan bantuan air bersih di Desa Lebakongso.

Sementara, kekeringan yang melanda wilayah Jombang tersebar di 6 Kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Kabuh, Ngusikan, Plandaan, Ploso, Bareng dan Kecamatan Wonosalam. Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko, mengakui bahwa krisis air bersih menjadi problem warga yang tinggal di wilayah utara sungai Brantas dan Lereng pegunungan setiap tahun. Masalah itu hingga saat ini belum bisa tertangani secara optimal karena persoalan wilayah dan kondisi geografis yang ada.

Namun demikian, Dia berjanji membantu warga menambah tandon air bersih di setiap titik Desa yang rawan mengalami kekeringan. Hal itu agar proses distribusi air bisa berjalan lancar tanpa warga harus mengantri saat bantuan air bersih datang.

“Apalagi nanti kalau sudah ada tandonya sehingga nanti kita tidak perlu menunggu seminggu dua kali kalau memang dilihat tandonya sudah tidak ada atau kosong ya kita isi.” Tegas Nyono.

Nyono menambahkan, Sejauh ini, jaringan perpipaan dan saluran air dari PDAM setempat juga sudah dibangun oleh Pemerintah setempat. Harapannya, mampu mengurangi beban warga untuk kebutuhan air bersih. namun demikian, saluran air PDAM  yang notabene berada didataran tinggi itu tidak bisa bisa berfungsi maksimal. (Tari/Jati)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/06/droping-1.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/06/droping-1-150x150.jpgRedaksiDaerahjombang,kekeringan
ADAKITANEWS, Jombang – Krisis air bersih atau kekeringan di Jombang, mulai meluas. Sejak satu bulan terakhir Badan Penggulangan Bencana Daerah setempat mencatat sekitar 4 ribu Kepala Keluarga (KK) yang tersebar 18 Desa yang mengalami bencana musim kemarau itu.  salah satunya di Desa Lebakongso Kecamatan Bareng. Di Desa itu ada...