273 KIPI, 18 Diantaranya Dirawat di RS

458

ADAKITANEWS, Blitar – Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar, pekan lalu ada 1 Kejadian Ikutan Pasca Imuniasi (KIPI) yang sampai menjalani rawat inap, dan dipastikan sudah sembuh. Namun demikian menurut data terbaru, saat ini ada 273 kejadian pasca imunisasi. Bahkan 18 diantaranya harus menjalani perawatan di Rumah Sakit.

Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kabupaten Blitar, Krisna Yekti mengatakan, ada 18 KIPI yang harus dirawat intensif di rumah sakit karena mengalami kejadian serius. Namun ia memastikan, semuanya dinyatakan sembuh dan sudah dibawa pulang.

“Kalau yang terdata dalam KIPI non serius ada 255, hanya menjalani rawat jalan dengan pengobatan di puskesmas terdekat,” pungkasnya, Jumat (02/03).

Krisna menuturkan, jumlah KIPI itu merupakan data yang tercatat sejak dimulainya ORI difteri, yakni mulai awal Februari 2018 sampai 1 Maret kemarin. Menurutnya, rata-rata mereka mengalami demam tinggi, mual, muntah-muntah, dan pusing.

“Untuk yang menjalani rawat jalan, ditangani puskesmas setempat yang lokasinya terdekat dengan rumah warga yang mengalami KIPI,” jelasnya.

Kejadian ikutan pasca imunisasi difteri ini, kata Krisna, terjadi merata di semua usia. 122 di usia antara 1 – 5 tahun, 50 warga usia antara 5 – 7 tahun, dan ada 101 warga mengalami KIPI di usia antara 7 – 19 tahun.

“Untuk biaya pengobatan KIPI keseluruhan ditanggung Pemerintah Daerah sampai sembuh. Sampai saat ini pelaksanaan ORI difteri di Kabupaten Blitar telah mencapai 88 persen,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Pelaksanaan Imunisasi difteri untuk usia 1-19 tahun di Tulungagung.(dok. adakitanews.com)