ADAKITANEWS, Blitar – Pencairan Dana Desa (DD) tahap kedua sebesar Rp 71,2 miliar di Kabupaten Blitar rencananya dicairkan paling cepat bulan September 2017 ini. Dari total Rp 178 miliar DD tersebut, 220 desa telah menerima 60 persen DD tahap pertama sebesar Rp 106,8 miliar. Namun demikian, memasuki akhir September ini masih ada 37 desa yang belum menerima DD tahap kedua ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Blitar, Mujianto mengatakan, hingga akhir bulan September 2017 ini seharusnya pencairan DD tahap kedua sudah tuntas dilakukan atau dicairkan. Namun sampai saat ini dari 220 desa yang ada, masih ada 37 desa yang DDnya belum dicarikan. ” Memang benar seharusnya akhir September ini sudah cair semua. Tapi ini masih ada 37 desa yang belum bisa dicairkan,” kata Mujianto, Sabtu (30/09).

Mujianto menuturkan, diperkirakan minggu depan DD dari 37 desa tersebut akan dicairkan. Selain itu menurutnya, ada beberapa hal yang menyebabkan pencairan DD sedikit terlambat, yakni karena ada perubahan sistem pelaporan yang sebelumnya secara manual, dan saat ini pelaporan secara online dan masih sering terjadi trouble.

“Kendalanya masalah teknis. Tapi saya perkirakan minggu depan sudah bisa cair semua,” tandasnya.

Mujianto menambahkan, sebenarnya seluruh desa sudah melengkapi seluruh persyaratan untuk pencairan dana desa tahap kedua. “Mereka sudah lengkapi semua persyaratan pencairan DD tahap kedua, seperti penyerapan dana sekitar 75 persen dan pencapaian secara output sekitar 50 persen,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Mujianto, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/09/adakitanews20170930_205317-1024x767.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/09/adakitanews20170930_205317-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,Berita,blitar,dana desa
ADAKITANEWS, Blitar - Pencairan Dana Desa (DD) tahap kedua sebesar Rp 71,2 miliar di Kabupaten Blitar rencananya dicairkan paling cepat bulan September 2017 ini. Dari total Rp 178 miliar DD tersebut, 220 desa telah menerima 60 persen DD tahap pertama sebesar Rp 106,8 miliar. Namun demikian, memasuki akhir September...