500 Hektare Lahan di Lereng Gunung Wilis Bakal Jadi Hutan Lindung dan Produksi

986

ADAKITANEWS, Kediri – Lahan seluas sekitar 500 hektare di lereng Gunung Wilis, di Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri bakal dijadikan hutan lindung dan produksi. Rencana itu diawali dengan adanya penanaman 90 ribu pohon bambu petung oleh jajaran Pimpinan Daerah Kabupaten Kediri bersama PT Gudang Garam Tbk, Kamis (09/02).

Penghijauan di lereng Gunung Wilis tersebut merupakan program CSR (Corporate Social Responsibility) lajutan dari PT Gudang Garam Tbk dalam rangka upaya kepedulian kepada warga di tiga desa, di sekitar kawasan tersebut, yang tertimpa banjir bandang akhir Januari lalu.

Acara yang digelar di Balai Desa Parang Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri itu dihadiri oleh Wakil Direktur SDM PT Gudang Garam Tbk, Slamet Budiono, Bupati Kediri, dr Hj Haryanti Sutrisno, dan Kepala Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, Andi Purwadi.

“Alasan lainnya, bambu merupakan tumbuhan multiguna, sehingga memiliki nilai ekonomis, banyak manfaatnya, bagiannya dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai tinggi. Selain dapat melestarikan lingkungan, sekaligus dapat memberdayakan perekonomian masyarakat,” jelas Bupati Kediri saat diwawancarai awak media di lokasi.

Program penanaman 90 ribu pohon bambu dengan lahan seluas 500 hektare oleh PT Gudang Garam Tbk yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kediri dan Perhutani itu diharapkan nantinya bisa memberi manfaat bagi masyarakat sekitar. “Kami bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kediri dan Perhutani dalam program penanaman pohon bambu petung sejumlah 90 ribu dengan lahan seluas 500 hektare. Harapannya kedepan kami bisa bekerjasama dalam bentuk apapun dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ucap Wakil Direktur SDM PT Gudang Garam Tbk, Slamet Budiono.

Pengakuan yang sama juga disampaikan oleh Kepala Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, Hadi Purwadi yang berharap dengan adanya penanaman bambu ini, kawasan di lereng Gunung Wilis bisa menjadi lahan produksi dan hutan lindung. “Selain manfaatnya banyak juga bisa menghasilkan energi. Mudah-mudahan bermanfaat pada masyarakat luas,” pungkasnya.(mg1)

Keterangan gambar: Aksi penanaman bambu petung. Wakil Direktur SDM PT Gudang Garam Tbk, Slamet Budiono.(foto:setia budi)