6,5 Hektare Hutan Jati Terbakar

661

ADAKITANEWS, Nganjuk – Lagi-lagi kebakaran hutan terjadi di wilayah Kabupaten Nganjuk, Rabu (21/09) sore. Bahkan kali ini kebakaran hutan terjadi di dua titik yang berbeda sehingga membuat petugas mengalami kesulitan untuk memadamkannya.

Informasi yang dihimpun Tim Adakitanews.com menyebutkan, semula titik api terdeteksi muncul di dua kawasan hutan yang masuk wilayah Kecamatan Rejoso. Yakni di Desa Sambikerep, wilayah RPH (Resort Pemangku Hutan) Wedegan, petak 135 D seluas sekitar 3,5 hektare, sedangkan titik lainnya berlokasi di hutan RPH Balo, Petak 118 F BKPH Tamanan, seluas sekitar 3 hektare.

Soekonjono, Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Nganjuk menerangkan, kobaran api di dua kawasan hutan pertama kali diketahui sekitar pukul 13.30 WIB. Semakin sore, kobaran api di kedua titik itu semakin membesar dan kondisinya diperparah dengan tiupan angin yang kencang.

Alhasil, tim gabungan BPBD, Polhut Perhutani, Polsek Rejoso, dan Koramil setempat langsung menuju titik lokasi guna memadamkan api dengan peralatan seadanya. Pemadaman secara manual terpaksa harus dilakukan oleh petugas lantaran medan di wilayah tersebut sulit untuk dijangkau kendaraan dengan ukuran besar. “Dengan membuat ilaran atau sekat api. Api berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 19.00 WIB,” jelas Kepala BPBD.

Sementara itu, menurut keterangan dari Mantri Hutan Wedegan, diduga penyebab munculnya titik api kemungkinan besar lantaran dibakar oleh para pemburu hewan liar yang tidak bertanggungjawab. Dugaan itu ditengarai lantaran kerap ada pemburu babi maupun rusa liar yang beroperasi di wilayah hutan tersebut. “Tim gabungan terus meningkatkan kesiagaan agar kebakaran serupa tidak terulang lagi,” pungkasnya.(Jati)

Keterangan gambar: Petugas melakukan pemadaman hutan.(Foto: Bagus Jatikusumo)