ADAKITANEWS, Jombang – Agenda Musyawarah Desa (Musdes) Jatimlerek Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang mendadak ricuh, Selasa (08/12). Ratusan massa dari elemen masyarakat setempat, mendatangi kantor desa dan meminta Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat untuk dicopot dari jabatannya.

Dalam agenda Musdes tersebut, ratusan warga Desa Jatimlerek membawa beberapa spanduk bernada protes dan diiringi dengan pengeras suara. Protes dilatarbelakangi lantaran kinerja dari Kasi Pelayanan Masyarakat yang dijabat oleh Lardi, dianggap tidak maksimal oleh warga.

Firman Adi Purnomo selaku koordinator aksi mengatakan, masyarakat selama ini merasa tidak puas atas kinerja Kasi Pelayanan. Firman mencontohkan bahwa beberapa waktu lalu ketika ada warga meninggal, Kasi Pelayanan tidak bisa menjalankan tugasnya.

“Kasi Pelayanan tidak pernah bisa menjalankan tupoksinya. Saat ada orang meninggal juga dia tidak bisa mengurus jenazah, itu kan juga tugasnya,” ungkap Firman Adi Purnomo.

Menurut Firman yang juga warga setempat, warga Desa Jatimlerek menuntut agar Lardi mengundurkan diri dari jabatan Kasi Pelayanan Masyarakat. “Kami tetap meminta agar Lardi diturunkan dari jabatannya atau mengundurkan diri,” tuntut Firman Adi Purnomo saat mengawal aspirasi warga.

Sementara itu, Camat Plandaan, Wiwik Wardiyanti yang juga turut hadir dalam Musdes tersebut mengatakan bahwa pencopotan perangkat desa harus melalui proses tahapan yang sudah diatur oleh Perbup dan aturan lainnya. “Tidak bisa semudah itu mencopot aparatur desa, semua ada aturannya. Jika Kasi Pelayanan dianggap tidak bisa menjalankan tugas maka harus diberikan peringatan terlebih dahulu bukan langsung diturunkan atau diganti. Semua sudah diatur dalam Perbup,” tegas Camat Plandaan.

Warga yang masih tidak terima dengan tanggapan Camat Plandaan, terus berteriak dengan nada-nada protes. Menanggapi hal tersebut, Camat Plandaan mencari jalan tengah dengan memerintahkan Kasi Pelayanan untuk membuat surat pernyataan.

Surat pernyataan tersebut berisi tentang kesiapan dari Kasi Pelayanan untuk selalu bisa dan siap melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksinya. “Kasi Pelayanan sudah saya perintah membuat surat pernyataan. Saya harap Kasi Pelayanan bisa menjalankan tugas sesuai dengan tupoksinya,” tutur Camat Plandaan di hadapan para warga.

Sedangkan, Lardi, yang saat itu juga berada di lokasi memilih untuk diam dan menyerahkan semua ke Kepala Desa dan Camat.

Sekadar diketahui, aksi warga yang dilakukan tersebut merupakan aksi protes yang kedua kalinya. Sebelumnya pada Jumat (08/12) ratusan massa dari warga Desa Jatimlerek juga mendatangi kantor desa menuntut Kasi Pelayanan untuk turun dari jabatannya.(ar)

Keterangan gambar: Firman Adi Purnomo saat membacakan aspirasi warga. (bawah) Kasi Pelayanan Desa Jatimlerek, Lardi saat menunjukkan surat pernyataan yang dibuatnya.(foto:adi rosul)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/12/121217-ar-jombang-kasi-3-1024x576.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/12/121217-ar-jombang-kasi-3-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,Berita,desa jatimlerek,jombang
ADAKITANEWS, Jombang – Agenda Musyawarah Desa (Musdes) Jatimlerek Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang mendadak ricuh, Selasa (08/12). Ratusan massa dari elemen masyarakat setempat, mendatangi kantor desa dan meminta Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat untuk dicopot dari jabatannya. Dalam agenda Musdes tersebut, ratusan warga Desa Jatimlerek membawa beberapa spanduk bernada protes dan diiringi...