ADAKITANEWS, Sidoarjo – Meski telah terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan telah ditetapkan sebagai tersangka, dua oknum PNS di lingkup Pemkab Sidoarjo tidak menjalani penahanan dengan alasan sakit.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol M Harris, kepada Tim Adakitanews.com, Jumat (19/05). Kepolisian tidak menahan oknum PNS tersebut karena alasan faktor kesehatan.

“Pertimbangannya karena tersangka ini sedang sakit. Kita saja yang memeriksa hampir 12 jam karena harus diulang-ulang pertanyaannya dan pihak keluarganya mengajukan penangguhan. Kalau tidak sakit pasti kami tahan,” jelasnya.

Seperti diketahui sebelumnya Tim Saber Pungli Unit Tipikor Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo menangkap Anwar, Staf di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTST) dan menyita beberapa dokumen pengurusan izin serta uang tunai senilai sekitar Rp 8,2 juta yang diduga didapat dari beberapa perusahaan.

Sementara itu tersangka Djemanun Handoko, 54, PNS di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemkab Sidoarjo ditangkap karena memeras salah satu perusahaan yang bergerak sebagai distributor peralatan olahraga. Di perusahaan itu, tersangka ingin tahu soal adanya tenaga asing yang didatangkan perusahaan.(sid2)

Keterangan gambar : Pers rilis Operasi Tangkap Tangan di Mapolresta Sidoarjo.

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/05/IMG-20170517-WA0011-1024x768.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/05/IMG-20170517-WA0011-150x150.jpgREDAKSIHukum Kriminaladakitanews,Berita,operasi tangkap tangan,ott,pemkab sidoarjo,polresta sidoarjo,sidoarjo
ADAKITANEWS, Sidoarjo - Meski telah terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan telah ditetapkan sebagai tersangka, dua oknum PNS di lingkup Pemkab Sidoarjo tidak menjalani penahanan dengan alasan sakit. Hal tersebut disampaikan oleh Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol M Harris, kepada Tim Adakitanews.com, Jumat (19/05). Kepolisian tidak menahan oknum PNS...