ADAKITANEWS, Tulungagung – Anggota Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Tulungagung berhasil membekuk empat kawanan yang diduga melakukan perampokan di depan kampus IAIN Tulungagung Jalan Mayor Sujadi Desa Plosokandang Kecamatan Kedungwaru, Jumat (12/01) sekitar pukul 12.00 WIB.

KBO Reskrim Polres Tulungagung, Iptu Hery Poerwanto mengatakan, dua dari empat pelaku perampokan terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena hendak mencoba melarikan diri saat dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Ya kami terpaksa melumpuhkan dua dari empat pelaku dengan timah panas, karena mencoba melarikan diri saat dilakukannya oleh TKP,” ungkap Iptu Hery Poerwanto.

Keempat kawanan ini adalah Rizky Saputra, 48, warga Kahuripan Nirwana Vilage Kabupaten Sidoarjo, Budi Waluyo, 50, warga Sidorahayu Kabupaten Malang, Salman, 40, warga Desa/Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan, dan Zainudin, 52, warga Kelurahan Ujung Pandang Kecamatan Teluk Kota Makasar Propinsi Sulawesi Selatan.

Menurut keterangan saksi, yang juga merupakan anggota Satlantas Polres Tulungagung, Bripka Nanang Effendi, saat kejadian dirinya hendak pulang untuk menunaikan salat Jumat. Setibanya di tempat kejadian, di Jalan Sukarno – Hatta Tulungagung, ia curiga ada dua orang yang salah satunya sedang duduk di atas sepeda motor Suzuki Satria. Sementara satu orang lagi berusaha mencongkel pintu bagian depan sebelah kanan sebuah mobil pick up jenis Isuzu Panther nopol AG 8473 RH.

Kecurigaan Bripka Nanang bertambah kuat ketika di sebelah kiri mobil, tampak seseorang yang sedang mengganti ban bagian belakang. “Ketika saya mendekat, orang yang berada di samping pintu mobil tadi panik dan langsung menuju arah temannya yang berada di atas motor, lalu kabur ke arah barat (arah ke Trenggalek),” kata Bripka Nanang Effendi.

Bripka Nanang pun akhirnya mengejar kedua orang yang berboncengan tersebut. Dan setibanya di depan SPBU Sukarno – Hatta, yang lokasinya sekitar 500 meter dari tempat kejadian, pelaku berbalik arah ke timur (arah ke Blitar). Salah seorang pelaku kemudian turun dan masuk ke sebuah mobil KIA Picanto nopol W 1766 SO.

“Saya ikut balik arah dan mengejar kedua kendaraan tersebut. Saya juga menghubungi anggota lain,” katanya.

Ketika sampai di simpang empat Gleduk, Bripka Nanang nyaris kehilangan jejak. Namun dari kejauhan, dirinya melihat sebuah mobil KIA Picanto melaju ke arah Timur, sementara yang menggunakan motor tidak diketahui arahnya.

Pelaku kemudian dapat dibekuk di depan IAIN Tulungagung, setelah Bripka Nanang dan anggota Satlantas lainnya melakukan upaya pengejaran layaknya adegan dalam film. Sementara di saat bersamaan, bantuan dari Satreskrim Polres Tulungagung juga tiba di tempat kejadian.

“Saat terjadi kejar-kejaran, terlihat pelaku berupaya melempar barang yang diduga merupakan barang bukti untuk menghilangkan jejak,” tambah Bripka Nanang.

Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya sebuah mobil merk KIA Picanto nopol W 1766 SO, dua buah kunci T, ponsel android, sebuah ban, dan beberapa paku.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pemilik mobil baru saja mengambil sejumlah uang dari sebuah bank. Diduga modus pelaku yakni dengan membuntuti korban sejak dari bank, dan kemudian menebar paku payung.(bac)

Keterangan gambar : Polisi saat melakukan penangkapan pelaku perampokan.(ist)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/01/PERAMPOKAN-2-1024x768.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/01/PERAMPOKAN-2-150x150.jpgREDAKSIHukum Kriminaladakitanews,Berita,perampokan,satlantas polres tulungagung,Tulungagung
ADAKITANEWS, Tulungagung – Anggota Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Tulungagung berhasil membekuk empat kawanan yang diduga melakukan perampokan di depan kampus IAIN Tulungagung Jalan Mayor Sujadi Desa Plosokandang Kecamatan Kedungwaru, Jumat (12/01) sekitar pukul 12.00 WIB. KBO Reskrim Polres Tulungagung, Iptu Hery Poerwanto mengatakan, dua dari empat pelaku perampokan terpaksa dilumpuhkan...