ADAKITANEWS, Madiun – Daftar tunggu pemberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Madiun tahun 2018 ini tembus hingga 22 tahun. Artinya jika warga yang mendaftar tahun ini, baru bisa berangkat pada tahun 2039 mendatang.

Antrean daftar tunggu haji untuk warga Kabupaten Madiun dari tahun ke tahun memang terus bertambah. Hal ini disebabkan minat masyarakat untuk menunaikan rukun Islam ke-5 itu juga semakin tinggi. Kementerian Agama Kabupaten Madiun mencatat, rata-rata warga Kabupaten Madiun yang mendaftar haji setiap tahunnya yakni sebanyak 1.200 hingga 1.400 orang. Dan di tahun 2018 ini, kuota daftar tunggu tamu Allah di Kemenag Jatim, telah tembus hingga 8 ribu calon haji.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Madiun, Muhamat Basid mengaku, tingginya kesadaran untuk menunaikan ibadah haji membuat minat masyarakat mendaftar haji juga cukup banyak. “Hitungan kami dari tahun 2017 sampai hari ini, kami waiting list, insyaAllah berangkat tahun 2039, berarti itu sekitar 20 tahun masa tunggu,” ujarnya, Jumat (12/01).

Pihak Kemenag pun berharap Pemerintah RI menambah kembali kuota pemberangkatan haji pada tahun–tahun mendatang sehingga dapat memperpendek daftar tunggu haji yang ada di daerah.(pras/ys)

Keterangan gambar: Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Madiun, Muhamat Basid, serta salah satu calon jemaah haji saat mengisi form pendaftaran.(foto: pras)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/01/120118-pras-madiun-haji-1.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/01/120118-pras-madiun-haji-1-150x150.jpgREDAKSISpiritualadakitanews,Berita,haji,madiun
ADAKITANEWS, Madiun - Daftar tunggu pemberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Madiun tahun 2018 ini tembus hingga 22 tahun. Artinya jika warga yang mendaftar tahun ini, baru bisa berangkat pada tahun 2039 mendatang. Antrean daftar tunggu haji untuk warga Kabupaten Madiun dari tahun ke tahun memang terus bertambah. Hal...