ADAKITANEWS, Sidoarjo – Bandara 1 Juanda pada Kamis (15/03) malam terlihat lebih sibuk dari biasanya. Para petugas keamanan tampak sibuk, dibarengi mobil pemadam kebakaran yang melaju dengan kecepatan tinggi, serta mobil ambulans yang berlalulalang. Sementara itu, di sisi timur landasan terlihat sebuah pesawat sedang terbakar.

Pesawat Peacock Air dengan kode penerbangan JBL-095 tujuan Hongkong, ternyata mengalami gangguan teknis di bagian roda hingga swing ke kiri dan terhempas di sekitar pond timur Bandara Juanda kemudian terbakar.

Pesawat jenis Airbus 330 seri 200 tersebut mengalami kegagalan saat melakukan take off dari runway 10 Bandara Juanda sekitar pukul 21.00 WIB, Kamis (15/03) malam.

Pesawat yang membawa 210 orang penumpang dan 11 kru itu, tiba-tiba mengalami pecah ban sebelum mengudara dan terbakar. Mengetahui hal itu petugas keamanan Bandara Juanda dari berbagai unsur dengan sigap dan cepat langsung mengevaluasi para korban.

Petugas evakuasi dari darat dan air, terlihat bekerja keras melakukan proses evakuasi. Dari hasil identifikasi yang dilakukan oleh tim evakuasi, dilaporkan 30 orang meninggal dunia, 52 orang luka berat, 69 orang luka sedang, dan 70 orang luka ringan.

Kejadian malam hari itu merupakan bagian dari Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Dirgantara Raharja ke-95, yang diselenggarakan oleh PT Angkasa Pura I (Persero) di Bandara Juanda, dalam latihan untuk meningkatkan fungsi komunikasi, koordinasi dan komando untuk mewujudkan perusahaan pengelola bandara kompetitif di Asia, sebagai langkah nyata dalam melayani pengguna jasa Bandara Udara Internasional Juanda – Surabaya.


Dalam Latihan simulasi berskala besar (full scale exercise) berkonsep one day three exercise yang diskenariokan seperti pada keyataan ini, melibatkan 646 personel yang terdiri dari Airport Emergency Committee dan Airport Security Committee dari Angkasa Pura I, TNI/Polri, Jihandak dan Kopaska, Perum LPPNPI, Kantor Kesehatan Pelabuhan dan rumah sakit serta puskesmas sekitar, DVI Polda Jatim, SAR Surabaya, Kantor Imigrasi Surabaya, Kantor Bea Cukai Juanda, tim pemadam kebakaran, serta kru maskapai dan groundhandling.

Selain latihan yang berkaitan dengan kecelakaan pesawat terbang (aircraft accident exercise), ada dua latihan yang gelar malam itu. Yakni latihan penanganan kebakaran gedung (fire building exercise) dan latihan terkait penanganan bom dan ancaman keselamatan penerbangan (aviation security exercise).

Tiga latihan inti dari PKD Dirgantara Raharja ke-95 di Bandara Juanda tersebut merupakan latihan hari pertama dari tujuh latihan PKD yang rencananya akan digelar oleh Angkasa Pura I di tahun 2018 ini.‎

Direktur Operasi Angkasa Pura I Wendo Asrul Rose menjelaskan bahwa k‎ejadian darurat itu dapat terjadi kapan pun juga. Latihan PKD kali ini dilaksanakan pada malam hari guna melatih kesigapan para personel serta kesiapan peralatan pendukung untuk menguji fungsi koordinasi, komunikasi, komando, serta sinkronisasi antarunit dan instansi.

“Sesuai dengan Dokumen Penanggulangan Keadaan Darurat Bandar Udara (Airport Emergency Plan Document), Dokumen Program Keamanan Bandar Udara (Airport Security Programme Document), serta Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku di bandara,” jelasnya.‎

Wendo menambahkan, ‎disamping ketiga latihan inti tadi, dalam kesempatan ini juga dilakukan simulasi skenario penanganan pasca kejadian, meliputi penanganan terhadap keluarga korban melalui simulasi greeters meeters dan penanganan terhadap media (media handling).‎

Sementara, General Manager Bandara Juanda, Heru Prasetyo menambahkan, pihaknya s‎ebagai pengelola bandara akan berkomitmen untuk senantiasa mengedepankan pelayanan maksimal kepada pengguna jasa bandara.

“Dengan mengutamakan aspek dasar yang meliputi 3S+1C, yaitu Safety, Security, Service, dan Compliance. Aspek keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan prioritas utama karena terkait dengan keselamatan jiwa manusia. Untuk itulah latihan semacam ini dilakukan,” paparnya.(sid3)

Keterangan gambar : Simulasi penanganan Pesawat Peacock Air yang tergelincir dan terbakar di sisi timur landasa, petugas sibuk mengevakuasi.(foto : andri Santoso)‎

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/adakitanews20180316_134846-1024x575.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/adakitanews20180316_134846-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,bandara juanda,Berita,sidoarjo
ADAKITANEWS, Sidoarjo - Bandara 1 Juanda pada Kamis (15/03) malam terlihat lebih sibuk dari biasanya. Para petugas keamanan tampak sibuk, dibarengi mobil pemadam kebakaran yang melaju dengan kecepatan tinggi, serta mobil ambulans yang berlalulalang. Sementara itu, di sisi timur landasan terlihat sebuah pesawat sedang terbakar. Pesawat Peacock Air dengan kode...