“BANGKITNYA DESA KELING DARI TIDUR PANJANG UNTUK WUJUDKAN MIMPI”

11

KEDIRI, Desa Keling Sebagai Salah Satu Peraih Anugerah Desa Tahun 2019 masuk Nominator Desa Inovasi bidang Pengelolaan Wisata.
Dulunya Desa Keling Kecamatan Kepung ini merupakan Desa yang situasi dan kondisi Pemerintahannya pasif sama seperti Desa lainnya yang Perangkat Desanya merasa sebagai penguasa bukan pelayan masyarakat. Situasi Birokrasinya Amburadul,Pelayanan kepada Masyarakat asal – asalan,tidak ada Pembinaan ataupun Pemberdayaan Masyarakat yang berkelanjutan apalagi memikirkan tentang Kesejahteraan Masyarakatnya.

Berangkat dari Keprihatinan itu semua,tampilah Gus Rofi’i Sosok Pendekar dengan tekad untuk membenahi dan membangun Desa Keling disegala Bidang yang dimulai sejak tiga tahun ketika Beliau terpilih secara Demokrasi sebagai Kepala Desa Keling pada Pilkades serentak kala itu.

Desa Keling
Berada di sebelah timur pusat kota Pare berdekatan dengan perbatasan Kabupaten Malang, Mayoritas masyarakatnya bertani,berternak ada juga sebagian yang berdagang hasil bumi. Kondisi Geografis dan Sumberdaya alam yang melimpah menjadikan potensi ekonomi di Desa Keling sangat unggul di banding Desa lainnya khususnya bidang pertanian karena didukung oleh irigasi yang memadai.

Namun potensi alam, dan sumber daya manusianya belum bisa berkembang secara optimal karena Kurangnya dukungan Pemerintah yang berkelanjutan dan terus menerus khususnya Pemerintah Desa. Tidak ada Perangkat Desa yang mau memikirkan Kepentingan Masyarakat agar lebih bisa berkembang,maju dan Sejahtera. Mereka hanya memikirkan kepentingan sendiri,yang penting ngantor dapat penghasilan sudah,bodoh amat dengan masyarakat.
Sungguh kondisi Pemerintahan Desa yang memprihatikan.

Setelah Sekian lamanya
Desa Keling ini terlelap dalam tidur panjangnya,pada tahun 2017 mulai terbangun dan menggeliat dibawah kepemimpinan kepala Desa Bapak Rofi’i Lukman (39 tahun) atau Gus Rofiq sapaan akrab Beliaunya.Diawali dengan membina Generasi Muda yang disatukan dalam Karang Taruna Putra Kalingga, Desa Keling mulai berbenah dan berbenah yang sampai sekarang dikenal serta hampir terkenal oleh masyarakat luas khususnya di wilayah Kab.Kediri.
Gus Rofi’ sosok Kepala Desa muda yang mengutamakan kerukunan dalam kebersamaan ini sedikit demi sedikit berhasil untuk membangun serta membangkitkan Desa Keling yang sempat mati suri akan keberadaannya sebagai Desa bersejarah. Dalam sejarah Nusantara, di daerah Keling Kepung dulunya pernah berjaya pada masa pemerintahan Majapahit . Oleh sebab itu, dengan kiat yang sangat kuat, Gus Rofi’ ingin menghidupkan kembali kejayaan cerita bersejarah Desa Keling dengan Suasana baru yang lebih sempurna lagi lewat inovasi Desa Wisata mengambil tema “Wisata Edukasi Bhumi Kalingga”Desa Keling.
Adapun potensi yang kini tengah dikembangkan pemerintah Desa Keling adalah wisata air, sumber daya alam yang berupa sungai,sumber-sumber mata air dan Goa bersejarah yaitu Goa Kalingga yang ada di Desa Keling mulai ditata.

Memang tidak semudah membalikkan telapak tangan bagi Gus Rofi’ untuk mengawali itu semua,batu penghalang pasti ada kerikil – kerikil tajam pasti dilalui.
Tetapi dengan Kesabaran,keuletan,kecerdasan dan semangat pantang menyerah Gus Rofi’ akhirnya mampu membuat Desa Keling menggeliat untuk mewujudkan mimpi – mimpi Masyarakat yang Sejahtera. Tanpa canggung Gus Rofi’ terjun langsung memimpin dan mengajak perangkat Desa bersama-sama Masyarakat untuk menata,membersihkan titik – titik area Sumber Daya Alam agar potensi Sumber Daya Alam yang di miliki Desa Keling membawa manfaat untuk Masyarakat.
“Saya mengajak Generasi muda dari karang taruna bersama – sama Masyarakat untuk mengoptimalkan potensi Desa Keling.

Nama Desa Keling diambil dari bahasa hindi yang artinya “bumi sambara”, tempat berkumpulnya orang-orang spiritual.

Potensi – Potensi wisata di Desa Keling sungguh luar biasa,dengan Tema Wisata Edukasi Bhumi Kalingga memang sangatlah tepat. Banyak hal – hal yang berhubungan dengan Pendidikan bisa diambil ilmu pengetahuannya dari Desa Keling ini. Salah satunya adalah dari wisata air TUBING, ada edukasi peninggalan sejarah melalui jelajah Goa dan tebing di sepanjang aliran Sungai sebagai rute wisata air TUBING.Banyaknya Sumber – sumber mata air yang juga mengandung cerita sejarah diantaranya adalah Sumur Gemuling.
Edukasi tentang alam dan pertanian.
Selain wisata ada pondok pesantren tertua di Kediri. Namanya Pondok Pesantren Mahir Arriyadl. Berdiri sejak tahun 1800.

Dengan potensi yang dimiliki Desa Keling, saya yakin akan mengangkat Desa Keling menjadi Desa yang inovatif dan bisa menjadi contoh untuk desa yang lain” lugas Gus Rofi’ menambahkan. ( Team )