ADAKITANEWS, Tulungagung – Istilah uang digital atau uang virtual bagi yang terbiasa berbisnis online memang sudah tidak asing lagi. Bahkan kini di Tulungagung, ada sebuah warung kopi yang menerima pembayaran dengan uang digital.

Di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Kenayan Kabupaten Tulungagung, ada Warung Kopi 188 milik Hendro Purnomo yang menerima pembayaran dengan uang digital octocoin. Penerapan pembayaran dengan octocoin ini, berawal ketika Hendro Purnomo mempelajari mata uang digital sebagai aset digital. Selain itu juga lantaran metode pembayaran digital octocoin yang sedang tren di beberapa negara.

“Saya beranggapan pembayaran secara digital ini merupakan cara yang akan dipergunakan dalam bertransaksi di masa mendatang,” kata pemilik warung kopi 188, Hendro Purnomo, Rabu (13/12).

Bagi Hendro, jika tidak mengikuti tren masa depan, masyarakat akan ketinggalan.

Hendro mengatakan, meski menggunakan metode pembayaran uang digital, di warung miliknya juga masih menerima pembayaran dengan uang kartal, uang yang biasa dipergunakan sebagai transaksi sehari-hari.

“Selain dengan uang digital, di warung 188 juga menerima pembayaran seperti warung-warung pada umumnya, dengan uang tunai,” ujarnya.

Cerita Hendro, transaksi dengan mata uang digital di warung kopi 188 ini muncul, setelah dirinya mengenal mata uang digital di tahun 2013. Dan pada November 2017, saat octocoin mulai diperdagangkan, Hhendro mulai memperkenalkan pada teman-temanya.

Setelah peminat uang digital ini mulai banyak, warung kopinya pun menerima pembayaran dengan uang digital. Sejak saat itu pula sejumlah teman mulai bertransaksi dengan uang krypto octocoin.

Tambah Hendro, ada keuntungan dengan bertransaksi menggunakan uang digital di warungnya, diantaranya akan memperkecil risiko kejahatan. Hal itu karena seseorang tidak perlu membawa uang tunai. Yang perlu dilakukan hanya cukup dengan memindai code dari handphone untuk melakukan pembayaran.

Saat ini nilai 1 octocoin setara dengan 1 USD atau jika dirupiahkan sekitar Rp 14.285. Pelanggan warung kopi 188, cukup mengeluarkan 0,2 octocoin untuk membayar secangkir kopi atau teh manis.(ta1)

Keterangan gambar : Pelanggan kopi, bayar dengan uang digital.(foto : acta cahyono)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/12/131217-ta1-tulungagung-octocoin-1.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/12/131217-ta1-tulungagung-octocoin-1-150x150.jpgREDAKSIAda Sajaadakitanews,Berita,octocoin,Tulungagung,warung kopi
ADAKITANEWS, Tulungagung – Istilah uang digital atau uang virtual bagi yang terbiasa berbisnis online memang sudah tidak asing lagi. Bahkan kini di Tulungagung, ada sebuah warung kopi yang menerima pembayaran dengan uang digital. Di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Kenayan Kabupaten Tulungagung, ada Warung Kopi 188 milik Hendro Purnomo yang menerima...