ADAKITANEWS, Kota Kediri – Sekitar 30 awak media di Kota Kediri, menghadiri kegiatan Forum Komunikasi Anti Narkoba berbasis Media Online Provinsi bagi Netizen, yang digagas oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri, Selasa (13/02).

Dalam acara yang digelar di Loji Cafe Kota Kediri itu, BNN Kota Kediri mengajak insan media untuk ikut serta memberikan edukasi dan sosialisasi tentang Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada masyarakat. BNN Kota Kediri pun mengajak seluruh wartawan yang hadir, untuk mau menjadi Duta Anti Narkoba.

Kepala BNN Kota Kediri, AKBP Bunawar SH dalam pemaparannya, banyak memberikan pemahaman terkait berbagai macam jenis narkoba dan peredarannya di Indonesia saat ini. Perwira polisi yang sempat menjabat sebagai Wakapolres Bima Kota Polda NTB itu mengatakan, peran serta para penggiat media online untuk ikut serta menyebar luaskan informasi P4GN adalah sangat penting.

AKBP Bunawar menjelaskan, daya rusak narkoba lebih serius dibanding tindakan korupsi dan terorisme, karena dapat merusak otak dan tidak ada jaminan sembuh. “Penduduk Indonesia adalah sekitar 240 juta jiwa, dan merupakan pasar yang potensial bagi peredaran narkoba. Diperkirakan, 40 sampai 50 orang, meninggal dunia setiap hari karena narkoba. Dan kerugian akibat penyalahgunaan narkoba, kurang lebih sekitar Rp 63 triliun,” jelasnya.

Penyebaran narkoba saat ini, lanjut AKBP Bunawar, telah menjerat seluruh lapisan masyarakat. Baik pejabat, aparat, TNI, Polri, BNN, Jaksa, Hakim, hingga masyarakat umum. “Narkoba telah menyebar ke seluruh pelosok wilayah dan menyasar ke kalangan anak-anak. Bahkan saat ini, telah ditemukan 68 jenis narkoba baru, dan jumlahnya akan terus berkembang,” imbuhnya.

Di sesi selanjutnya, pemaparan kembali dilanjutkan oleh Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Kediri, Kompol Dyah Nawang Indrawati SH, yang menyebut bahwa para pengedar narkoba selalu memiliki inovasi untuk terus menghancurkan masyarakat Indonesia melalui narkoba.

Ia pun berharap, peran awak media khususnya di Kota Kediri bisa sangat membantu mengedukasi masyarakat agar tahu terkait bahaya narkoba.

Permintaan untuk ikut menjadi Duta Anti Narkoba pun akhirnya juga diamini oleh seluruh awak media yang hadir. Kompol Dyah Nawang Indarwati berharap, minimal para wartawan bisa menjadi contoh bagi keluarga dan masyarakat di sekitarnya, bahwa mereka ikut mendukung program P4GN.(kur)

Keterangan gambar: Kepala BNN Kota Kediri, AKBP Bunawar saat menyampaikan pemaparan di depan puluhan awak media.(foto: kurniawan)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/02/130218-kur-kediri-bnn-1-1024x768.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/02/130218-kur-kediri-bnn-1-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,Berita,bnn kota kediri,duta anti narkoba,kediri,wartawan
ADAKITANEWS, Kota Kediri – Sekitar 30 awak media di Kota Kediri, menghadiri kegiatan Forum Komunikasi Anti Narkoba berbasis Media Online Provinsi bagi Netizen, yang digagas oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri, Selasa (13/02). Dalam acara yang digelar di Loji Cafe Kota Kediri itu, BNN Kota Kediri mengajak insan media...