ADAKITANEWS, Kota Kediri – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri bekerja sama dengan Bea Cukai dan jajaran Polres Kediri Kota, berhasil mengamankan dua buah botol berisi cairan mencurigakan asal Belanda.

Dalam pers rilisnya, Kepala BNN Kota Kediri, AKBP Bunawar mengatakan, botol berisi cairan pseudoephedrine tersebut dikirim melalui jasa pengiriman paket, ke sebuah rumah di Jalan KDP Slamet Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, Rabu (21/03) lalu.

“Awalnya barang tersebut dipesan oleh seseorang berinisial Dr, yang awalnya memesan cairan untuk keperluan foto, melalui online,” katanya, Selasa (03/04).

Lanjut AKBP Bunawar, setelah dilakukan pemeriksaan di laboratorium, diketahui bahwa paket berisi dua buah botol dan kertas foto tersebut, salah satunya mengandung pseudoephedrine, yakni bahan pembuat methamphetamine atau narkoba.

“Ternyata barang yang dipesan Dr itu tidak sesuai dengan barang yang dikirim,” lanjutnya.

Untuk sementara, Dr masih diperiksa sebagai saksi atas temuan tersebut. Dan petugas terkait, juga masih melakukan pengembangan.

Diketahui, pseudoephedrine sebenarnya merupakan obat untuk gejala batuk dan flu. Namun, efek stimultan pseudoephedrine juga tak jarang dijadikan bahan membuat narkoba.(*/kur)

Keterangan gambar: Kepala BNN Kota Kediri, AKBP Bunawar saat memberikan keterangan di depan awak media.(ist)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180403-WA0000-1024x576.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/04/IMG-20180403-WA0000-150x150.jpgREDAKSIHukum Kriminaladakitanews,Berita,bnn kota kediri,kediri,narkoba,pseudoephedrine
ADAKITANEWS, Kota Kediri - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri bekerja sama dengan Bea Cukai dan jajaran Polres Kediri Kota, berhasil mengamankan dua buah botol berisi cairan mencurigakan asal Belanda. Dalam pers rilisnya, Kepala BNN Kota Kediri, AKBP Bunawar mengatakan, botol berisi cairan pseudoephedrine tersebut dikirim melalui jasa pengiriman paket,...