Botol Parfum Meledak, 6 Anak-anak dan Seorang Ibu Luka-luka

1287

botol parfumADAKITANEWS Nganjuk – Komplek pertokoan ruko Desa Kudu Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk, Minggu (3/12) pukul 19.00 Wib heboh dengan bunyi ledakan. Saat ledakan terjadi, pengunjung sedang ramai sambil menikmati liburan tahun baru .

Setelah ditelisik, ledakan berasal dari botol parfum yang sedang di simpan di dalam tas yang di letaklan di bawah penggorengan tiba-tiba meledak. Akibat ledakan itu enam anak dan seorang ibu yang ada di sekitar penggorengan mengalami luka dan dilarikan ke RSUD kertosono.

Bermula saat salah seorang anak Irene Manutila,7, pelajar TK yang beralamat Jalan Tengger Desa Kudu Kertosono, berniat  membeli hamburger di tempat Thomas  Wahyudi Herwinando,23, warga Desa Tulungsari Kecamatan Kedungwaru RT 02 RW 01 Kab. Tulungagung. Pada saat sedang menggoreng hamburger pesanan anak tersebut, tanpa disadari parfum merk Marlboro yang ditaruh di dalam tas dan diletakkan bawah penggorengan meledak, hingga mengagetkan pengunjung pasar malam yang sadang ramai dikunjungi orang.korban ledakan

Dahsyatnya ledakan melukai 6 orang anak dan seorang ibu. Melihat hal tersebut korban langsung dilarikan ke RSUD Kertosono untuk mendapatkan perawatan oleh warga pertokoan. Keenam korban rata-rata mengalami luka bakar pada bagian wajah, tangan dan kaki.

Keenam korban ledakan parfum tersebut para gadis kecil,

  1. Icha Vivaganesha,10, Pelajar SDN Kudu II klas IV, alamat Jln. Lurah Kasoran RT 02 RW 04 Desa Kudu Kecamtan Kertosono.
  2. Irine  Manutila,8, pelajar TK, alamat Jln. Tengger Desa Kudu
    c. Aida Shinta Bella,11, murid SD Kudu II, alamat Jalan Tengger RT 03 RW 03 Desa Kudu.
  3. Fitri Ayu Lestari, 8 th, murid TK, warga jalan Anjasmoro RT 02 RW 05 Desa Kudu.
  4. Miftahul Janah, 7 th,murid TK, warga Anjasmoro RT 02 RW 05 Desa Kudu.
  5. Zahra, 9 th, murid Madrasah Ibtidayah warga Dusun Sambikenceng RT 07 RW 08 Desa Katerban Kecamatan Baron.
  6. Nila Rosita,50, ibu rumah tangga warga Jalan Anjasmoro RT 02 RW 05 Desa Kudu.

Kapolsek Kertosono AKP Bambang Sutikno saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. “Permasalahan sudah diselesaikan secara kekeluargaan di Balai Desa Kudu. Biaya pengobatan korban sampai sembuh ditanggung pemilik parfum dan kedua belah pihak sudah sepakat” jelasnya.(Jati)

Keterangan Gambar :  Para korban dan botol parfum yang mencelakai para pengunjung pertokoan Desa Kudu Kecamatan Kertosono Nganjuk