Logo_BPJS_Kesehatan@dakitanews Kediri – BPJS Kediri dinilai lamban dalam menangani pasien yang menggunakan jasanya. Terbukti banyak pasien maupun rumah sakit yang mengeluhkan pelayanan institusi ini.

BPJS Kediri mencakup wilayah eks karesidenan Kediri yakni Kabupaten / Kota Kediri , Kaupaten Tulungagung , Kabupaten Trenggalek, Kabupaten / Kota Blitar , Kabupaten Nganjuk. Hingga akhir September ini jumlah pendaftar BPJS mengalami peningkatan yang signifikan.

Terbukti sudah ada sekitar 2,6 juta orang yang sudah menjadi peserta mandiri. Dasrial kepala kantor cabang utama BPJS Kediri mengatakan hingga saat ini sudah ada sekitar 40 persen peserta mandiri yang berada di eks Karisidenan Kediri yang mendaftar.

” Rata-rata 200 sampai 300 orng yang daftar setiap harinya di kantor kami. Kalau totalnya dari eks Karesidenan Kediri ada 2,6 juta orang yang mendaftar. Meskipun hanya 40 persen dari jumlah total menurut saya respon masyarakat sangat tinggi terhadap program ini,” jelas Dasrial

Namun bukan hanya peningkatan peserta yang didapat BPJS Kediri, tetapi juga keluhan dari masyarakat serta sejumlah Rumah Sakit. Sejumlah masyarakat yang ikut dalam program ini merasa pelayanan BPJS yang didapat tak seperti yang diinginkan karena tidak semua dapat diklaimkan dalam program ini. Bukan hanya itu, beberapa rumah sakit juga mengeluh karena pembayaran klaim molor.

Untuk diketahui dari 52 rumah sakit yang ada di kawasan eks karesidenan Kediri sampai sekrang ada 30 rumah sakit yang bergabung dengan BPJS Kediri.(tya)

Keterangan Gambar : logo BPJS

RedaksiKesehatan
@dakitanews Kediri - BPJS Kediri dinilai lamban dalam menangani pasien yang menggunakan jasanya. Terbukti banyak pasien maupun rumah sakit yang mengeluhkan pelayanan institusi ini. BPJS Kediri mencakup wilayah eks karesidenan Kediri yakni Kabupaten / Kota Kediri , Kaupaten Tulungagung , Kabupaten Trenggalek, Kabupaten / Kota Blitar , Kabupaten Nganjuk. Hingga...