Bupati Nganjuk Ikut Jadi Tersangka Korupsi, Mantan Sekda Titip Pesan Agar Bersabar

1423

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Mendengar kabar bahwa Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Nganjuk, Masduqi enggan memberikan komentar. Ia hanya menitipkan pesan agar mantan atasannya itu tetap bersabar.

Ditemui beberapa awak media menjelang sidangnya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) Surabaya, Masduqi yang kini menjadi terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan kain batik PNS Nganjuk mengaku prihatin dengan status tersangka yang disandang Bupati Nganjuk.

“Yang jelas saya prihatin atas persoalan itu,” ujarnya, Kamis (08/12).

Masduqi, yang didakwa atas kasus korupsi pengadaan kain batik senilai Rp 6,2 miliar tersebut hanya menitipkan pesan agar Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman bersama istrinya, Ita Triwibawati yang juga merupakan Sekda Kabupaten Jombang untuk bersabar.

“Saya hanya pesan saja kepada Pak Bupati dan istrinya, serta keluarga beliau untuk tetap bersabar menghadapi proses hukum. Sama seperti saya saat ini,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Masduqi didakwa atas kasus dugaan korupsi pengadaan kain batik senilai Rp 6,2 miliar pada 2015 lalu kini tengah menjalani sidang. Ia diduga menerima aliran dana dari proyek tersebut sebesar Rp 20 juta.(kur)

Keterangan gambar: Mantan Sekda Nganjuk, Masduqi saat sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya.(dok. adakitanews.com)