ADAKITANEWS, Jombang – Pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kasus yang menjerat Bupati Jombang non aktif, Nyono Suharli Wihandoko dengan Plt Kepala Dinas Kesehatan, Inna Silestyowati, memunculkan kabar terbaru. Kabar tersebut mengenai bahasan soal Dana Abadi Umat Masjid Agung Kabupaten Jombang.

Mencuatnya pemeriksaan data mengenai Dana Abadi Umat itu keluar dari pernyataan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Jombang, M Bisri. Ia mengatakan bahwa kedatangannya ke gedung Graha Bhakti Bhayangkara (GBB) Polres Jombang pada, Jumat (02/03), untuk menyerahkan berkas dokumen dana abadi Masjid Agung. “Ini soal dana abadi Masjid Agung,” ucapnya saat diwawancarai.

M Bisri juga menyebutkan nominal dana abadi yang dimaksudkannya, mencapai nominal Rp 1 miliar. “Tidak ada, ini soal dana abadi yang nominalnya mencapai 1 miliar,” ujarnya singkat.

Setelah kedatangannya ke GBB Polres Jombang pada, Jumat (02/03) kemarin, Bisri terlihat kembali mendatangi ruang pemeriksaan KPK yang masih tetap berada di GBB Polres Jombang pada, Sabtu (03/03) siang.

Saat diwawancarai, Bisri mengatakan bahwa dana abadi tersebut tidak ada hubungannya dengan dana kapitasi yang sedang didalami oleh KPK terkait kasus Bupati Jombang non aktif dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang. Ia lebih menekankan bahwa dana abadi itu berkaitan dengan aduan masyarakat yang ditindaklanjuti oleh KPK. “Tidak ada, cuma aporan dari masyarakat,” ungkap M Bisri.

Sementara saat disinggung soal kembalinya M Bisri ke ruang pemeriksaan KPK, dan ditanya sejumlah wartawan, M Bisri membenarkan bahwa kedatangannya masih berkaitan dengan dokumen dana abadi. “Iya, iya melengkapi itu,” pungkas M Bisri.

Sejauh pantauan Tim Adakitanews.com di lapangan, sudah ada beberapa Kepala Dinas dan beberapa unsur pejabat di Pemkab Jombang yang terperiksa KPK. Seperti, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Abdul Qudus, Kepala Dinas Pendidikan yang dulu pernah menjabat Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Budi Nugroho dan Mantan Kepala Dinas Kesehatan, Heri Wibowo serta Assisten I Pemkab Jombang, Purwanto dan juga Kabag Kesra Pemkab Jombang, M Bisri.

Selain itu juga turut terperiksa KPK yakni sejumlah Kepala Puskesmas di Jombang, yang diduga pemeriksaan berkaitan dengan pungutan dana kapitasi kesehatan yang dilakukan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan, Inna Silestyowati.(ar)

Keterangan gambar: Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Jombang, M Bisri saat berusaha diwawancarai Tim Adakitanews.com.(foto:adi rosul)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/030318-ar-jombang-dana-abadi-1024x576.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/030318-ar-jombang-dana-abadi-150x150.jpgREDAKSIHukum Kriminaladakitanews,Berita,dana abadi masjid agung,jombang,kpk
ADAKITANEWS, Jombang - Pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kasus yang menjerat Bupati Jombang non aktif, Nyono Suharli Wihandoko dengan Plt Kepala Dinas Kesehatan, Inna Silestyowati, memunculkan kabar terbaru. Kabar tersebut mengenai bahasan soal Dana Abadi Umat Masjid Agung Kabupaten Jombang. Mencuatnya pemeriksaan data mengenai Dana Abadi Umat itu keluar...