Graphic1ADAKITANEWS, Kediri – Saat ini limbah jarang menjadi bahan baku industri dan biasa langsung dibuang. Namun, pengusaha asal Desa Kolak Kabupaten Kediri M. Ghufron mampu mengolah limbah padi menjadi bahan baku yang memiliki nilai jual yang tinggi (16/1).

Mas Ghufron sapaan akrabnya adalah pemilik CV. BIMANTARA JAYA yang bergerak dibidang industri dan sekaligus menjadi ketua HIPKA (Himpunan Pengusaha Kahmi). Usaha ini berawal pada pilihan beliau untuk memilih usaha spesifik yaitu, usaha yang sulit dilakukan oleh orang lain. Sebelum menggeluti usaha sekam padi ini pengusaha menggeluti usaha air mineral namun dirinya merasa belum puas pada usahanya.

Untuk menjadikan sekam padi ini memiliki nilai jual yang tinggi, Ghufron menggiling sekam padi terlebih dahulu.
“Sekam padi ini digiling menghasilkan gilingan halus dan kasar. Untuk gilingan halus menjadi bahan baku tepung lem dan gilingan kasar menjadi bahan baku pakan ternak”, ujar Ghufron.

Sehari mampu menghasilkan 7 hingga 14 ton. Hasil gilingan halus hanya 25 ton dan gilingan kasar mencapai 250 ton dalam sebulan. Bahan baku sekam padi ini didapatkan dari Kediri, Caruban, Ngawi, dan Nganjuk.

Hasil olahan sekam padi sudah dipasarkan sampai ke Sulawesi. “Untuk sekam padi gilingan halus sudah dipasarkan sampai Sulawesi, Jatim, Jawa Barat. Untuk sekam padi gilingan kasar hanya dipasarkan di peternak dan pengusaha ternak Jatim, seperti Mojokerto, Jombang,” ujar mas Ghufron.

CV. BIMANTARA JAYA ini memiliki 4 pabrik tersebar di Ciamis, Bojonegoro, dan Kediri. Saat ini Mas Ghufron memiliki 3 usaha yaitu sekam padi, tinta dan dempul. Pabrik ini memperkerjakan 25 karyawan. Dari hasil penjualan sekam padi dia mampu meraup omset hingga ratusan juta perbulan.

Sebagai pengusaha, mas Gufron mmberikan pesan kepada pemuda calon pungusaha. Dia mengatakan, semangat berinovasi dan kreativitas jadi modal utama sukses berwiraswasta.

“Yang terpenting menjadi pengusaha yaitu semangat menjadi insan pembelajar, punya terobosan baru dan jangan mudah puas pada hasil yang kita dapat”. (Dian)

Keterangan Gambar : Produk hasil sekam padi yang dioleh menjadi lem dan makanan ternak

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2016/01/Graphic1-1024x576.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2016/01/Graphic1-150x150.jpgRedaksiEkbisCV. BIMANTARA JAYA,lem,Makanan ternak
ADAKITANEWS, Kediri - Saat ini limbah jarang menjadi bahan baku industri dan biasa langsung dibuang. Namun, pengusaha asal Desa Kolak Kabupaten Kediri M. Ghufron mampu mengolah limbah padi menjadi bahan baku yang memiliki nilai jual yang tinggi (16/1). Mas Ghufron sapaan akrabnya adalah pemilik CV. BIMANTARA JAYA yang bergerak dibidang...