ADAKITANEWSf-Dealer 1f-Dealer 2, Nganjuk – Seorang karyawan sebuah toko, Ina Merawati,38, warga Desa Banaran Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk merasa telah ditipu oleh Dealer Putra Rinjani Kertosono. Pasalnya, satu unit sepeda motor Honda Vario 125 CBS hitam yang dia beli cash seharga Rp 16.500.000, tidak kunjung diantar ke rumahnya.

Ina mengaku sudah memberikan uang cash kepada salah satu karyawan dealer bernama Eko Wahyu. “Waktu itu saya datang ke Dealer Putra Rinjani untuk membeli sepeda motor. Saya ditemui oleh karyawan dealer, awalnya saya disuruh kredit namun karena saya pengen beli yang cash, akhirnya uang saya bayarkan dan dikasih kwitansi dengan stempel resmi dealer,” Ujarnya

Namun, setelah jatuh tempo, sepeda motor yang Ina beli tidak juga dikirim. Perihal ini membuat Ina meminta pertanggungjawaban dari pihak Dealer Putra Rinjani. Namun pihak dealer tidak mau bertanggung jawab. “Pihak dealer tidak mau bertanggung jawab, katanya saya disuruh minta pertanggungjawaban ke mas Eko saja. Padahal saya beli dan bayarnya di dealer. Saya benar-benar kecewa dengan pelayanan dealer Putra Rinjani,” keluh Ina Merawati

Sementara itu, Eko Wahyu saat ditemui tim adakitanews.com, mengaku juga telah ditipu oleh dealer Putra Rinjani Kertosono. Menurutnya, sudah satu tahun dia bekerja di dealer tersebut. Setiap ada permasalahan pihak dealer selalu tidak mau bertanggung jawab.

“Uang pembayaran sudah saya setorkan ke coordinator sales, tapi saya tidak tahu uang itu disetorkan ke dealer atau tidak,”terangnya.

Lebih lanjut, Eko menjelaskan jika bukan dirinya saja yang jadi korban. Bahkan beberapa teman sales lainnya dengan jumlah keseluruhan Rp. 58 juta setelah disetor ke koordinator juga tidak tahu kemana.

“Setiap saya menyetor ke koordinator sudah di tanda tangani diatas materai 6000, jadi saya sudah punya bukti dan akan melaporkan ini ke pihak berwajib,” Ujarnya.

Salah satu korban lainnya, Dwi Tutik Ning Rahayu,30, warga Desa Kudu Kecamatan Kertosono juga mengaku kecewa terhadap pelayanan yang diberikan oleh dealer Putra Rinjani Kertosono. Tutik kecewa karena pihak dealer dianggap tidak bertanggung jawab atas pembelian sepeda motor Honda Vario 125 ISS hitam seharga Rp 15.400.000 yang sudah dibayar Rp 15.000.000 dengan perjanjian kekurangan akan dibayar setelah motor dikirim.

“Kasusnya sama dengan Ina. Saya benar-benar kecewa, tahu begini jadinya, saya tidak akan beli motor ke dealer Putra Rinjani,” Jelas Tutik.

Namun, ketika tim adakitanews.com mendatangi dealer tersebut, pihak manajemen PT Putra Rinjani Kertosono tidak memberikan komentar terkait ini.

“Mohon maaf, saya tidak bias memberikan konfirmasi tentang itu, karena masih harus saya bicarakan dulu dengan management,” Ujar salah satu karyawan PT Putra Rinjani. (jati/zay)

Keterangan Gambar : Kantor Dealer Putra Rinjani yang diduga telah melakukan penipuan kepada pembeli motor

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/05/f-Dealer-1.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/05/f-Dealer-1-150x150.jpgREDAKSIHukum Kriminaldealer,konsumen,nganjuk,tipu
ADAKITANEWS, Nganjuk – Seorang karyawan sebuah toko, Ina Merawati,38, warga Desa Banaran Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk merasa telah ditipu oleh Dealer Putra Rinjani Kertosono. Pasalnya, satu unit sepeda motor Honda Vario 125 CBS hitam yang dia beli cash seharga Rp 16.500.000, tidak kunjung diantar ke rumahnya. Ina mengaku sudah memberikan...