ilustrasi_penggelapanSELASA, 16 SEPTEMBER 2014 13:59:25 – OLEH : TIYA

ADAKITANEWS Kediri – Diduga telah melakukan penggelapan uang setoran, Agus Budi Cahyono ,33, warga Dusun Bolodewo Desa Wonorejo Kecamatan Wates , Selasa (16/9) dilaporkan ke Mapolres Kediri Kota oleh perusahaan tempatnya bekerja. Kini kasusnya masih dalam penanganan Mapolres Kediri Kota.
Informasi yang dihimpun @dakita.com, bermula saat terlapor bekerja sebagai sales di sebuah perusahaan di Kelurahan Campurejo Kota Kediri. Terlapor bekerja mengirim barang ke beberepa toko. Namun setelah pihak toko melakukan pembayaran, terlapor justru tidak menyetor ke pihak perusahaan dan menggunakan uang tersebut untuk kepentingan pribadi.
Penggelapan itu akhirnya diketahui pihak perusahaan yang curiga saat melakukan pengecekan pembukuan, uang belum masuk ke perusahaan sebesar 11 juta rupiah. Pihak perusahaan pun melakukan melacak ke beberapa toko, namun pihak toko mengaku bahwa sudah menyetor uang itu kepada terlapor.
Saat pihak perusahaan menanyakan hal tersebut, terlapor justru selalu menghindar. Akhirnya pihak perusaahaan melapor ke Mapolres Kediri Kota.
AKP Budi Naryanto Kasubbag Humas Polres Kediri Kota, mengatakan pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi guna pengembangan kasusnya.” Kamis sudah mengamankan 3 nota atau faktur pengiriman dan penagihan sebagai barang bukti. Jika terbukti melakukan penggelapan, maka terlapor akan kami jerat pasal 378 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara,” jelas AKP Budi.
Keterangan Gambar : ilustrasi penggelapan

redaksiHukum Kriminal
SELASA, 16 SEPTEMBER 2014 13:59:25 - OLEH : TIYA ADAKITANEWS Kediri – Diduga telah melakukan penggelapan uang setoran, Agus Budi Cahyono ,33, warga Dusun Bolodewo Desa Wonorejo Kecamatan Wates , Selasa (16/9) dilaporkan ke Mapolres Kediri Kota oleh perusahaan tempatnya bekerja. Kini kasusnya masih dalam penanganan Mapolres Kediri Kota. Informasi yang dihimpun...