gagal-panenSELASA, 16 SEPTEMBER 2014 19:32:16 – OLEH : TIYA

ADAKITANEWS Kediri – Dilanda kekeringan, puluhan hektar lahan jeruk di Kabupaten Kediri terancam gagal panen. Seperti halnya petani jeruk asal Desa Bulusari Kecamatan Tarokan yang harus bermimpi mendapat hasil panen melimpah karena kesulitan mencari air untuk tanaman jeruknya yang dalam masa perawatan. Hingga kini Dinas Pertanian Kabupaten Kediri masih kebingungan mencari solusi untuk mengatasi kekeringan yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Kediri.
Dari seluruh wilayah Kabupaten Kediri, terdapat 7 kecamatan yang rawan kekeringan, yakni Kecamatan Tarokan, Grorgol, Banyakan, Semen, Mojo, Kepung serta Puncu. Kekeringan tersebut membuat masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih, bahkan juga mengacam sebagian warga yang notabene seorang petani dan memiliki lahan pertanian.
Seperti 30 hektar lahan jeruk di Desa Bulusari Kecamatan Tarokan yang terancam gagal panen, akibat kesulitan mendapat air untuk perawatan, padahal saat ini tanaman jeruk tersebut sangat membutuhkan air karena dalam masa pertumbuhan. Dalam hal ini Dinas Pertanian Kabupaten Kediri masih belum menemukan solusi yang tepat mengatasi kekeringan yang melanda tersebut.
Haris Setiawan Kabag Humas Pemkab Kediri mengatakan pihaknya masih mencarikan solusi untuk kekeringan yang melanda di beberapa wilayah Kabupaten Kediri salah satunya di wilayah Bulusari Kecamatan Tarokan. Hingga saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengatasi permasalahan tersebut.
“Kalau mengambil air dari sumbernya terlalu jauh sampai 5 kilometer. Dan yang pasti membutuhkan pipanisasi dengan biaya yang cukup besar. Namun kalau melakukan pengeboran, kedalamannya juga jadi pertimbangan termasuk volume air yang dihasilkan. Ya sementara kami masih koordinasi dulu sama pihak terkait,” jelas Haris.
Haris juga menambahkan terdapat 7 wilayah di Kabupaten Kediri yang rawan kekeringan. Di antaranya Kecamatan Tarokan, Semen, Grogol, Banyakan, Mojo, Kepung dan Puncu. Kekeringan bukan hanya mengancam lahan pertanian, tetapi juga pemenuhan air bersih masyarakat.
“Kekeringan tak hanya mengancam lahan pertanian warga saja, namun juga air bersih yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat,” imbuh Haris.(tya)
Keterangan Gambar : Ilustrasi lahan jeruk

redaksiDaerah
SELASA, 16 SEPTEMBER 2014 19:32:16 - OLEH : TIYA ADAKITANEWS Kediri – Dilanda kekeringan, puluhan hektar lahan jeruk di Kabupaten Kediri terancam gagal panen. Seperti halnya petani jeruk asal Desa Bulusari Kecamatan Tarokan yang harus bermimpi mendapat hasil panen melimpah karena kesulitan mencari air untuk tanaman jeruknya yang dalam masa perawatan....