AJIADAKITANEWS, Kediri – Salah seorang jurnalis perempuan berinisial DW ,23, mengaku menjadi korban pelecehan seksual baik secara verbal maupun tindakan oleh atasannya berinisial DI, yang menjabat sebagai redaktur di tempatnya bekerja.

DW yang bekerja sebagai wartawan magang pada Harian Radar Lawu (Jawa Pos Grup) yang berkantor di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur ini melaporkan perbuatannya ke Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kediri, Kamis (10/03) sekitar pukul 20.00 WIB.

Informasi yang dihimpun tim adakitanews.com, Ketua Divisi Advokasi AJI Kediri Agus Fauzul melalui siaran Pers menjelaskan, selama dua bulan bekerja di media itu, DW kerap menerima perlakuan asusila seperti dipeluk, dicium, diraba pada bagian sensitif, hingga diajak tidur di tempat kontrakan DI. Ironisnya perbuatan itu dilakukan pelaku saat jam kerja dan di hadapan sejumlah rekan korban di ruangan yang sama.

Sayangnya, meski korban selalu melawan dan memberontak atas perlakuan itu dengan diantaranya melempar benda kepada atasannya, namun tak mampu menghentikan perbuatan cabul tersebut. Demikian pula rekan-rekan korban yang menyaksikan peristiwa itu memilih diam dan melanjutkan aktivitasnya karena diduga segan dengan pelaku.

Upaya korban mencari perlindungan dengan melapor kepada Pemimpin Redaksi Radar Lawu tak mendapat respon positif. Hingga akhirnya DW dengan didampingi anggota AJI Kediri Herpin Pranoto (jurnalis JTV) wilayah Madiun mengadukan perbuatan itu kepada Ombusdman Jawa Pos di Surabaya. Selain itu DW juga meminta pendampingan kepada AJI Kediri demi mendapat keadilan sebagai perempuan yang menjaga martabat.

“Hari ini kami (AJI Kediri-red) mendampingi korban melapor ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Ngawi. Dan untuk mengawal penuntasan kasus tersebut hingga di tingkat pengadilan, kami berharap kesediaan kawan-kawan sesama jurnalis untuk membantu mempublikasikan peristiwa kemanusiaan ini demi keadilan korban,” ujar Agus Fauzul, Jumat (11/03).(zay)

Keterangan Gambar : Logo Aji

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2016/03/AJI.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2016/03/AJI-150x150.jpgREDAKSIHukum Kriminalaji kediri,asusila,cabul,jurnalis,pelecehan seksual
ADAKITANEWS, Kediri - Salah seorang jurnalis perempuan berinisial DW ,23, mengaku menjadi korban pelecehan seksual baik secara verbal maupun tindakan oleh atasannya berinisial DI, yang menjabat sebagai redaktur di tempatnya bekerja. DW yang bekerja sebagai wartawan magang pada Harian Radar Lawu (Jawa Pos Grup) yang berkantor di Kabupaten Ngawi, Jawa...