ADAKITANEWS, Blitar – Hasil laboratorium sampel makanan yang diduga menyebabkan warga Desa Slorok Kecamatan Doko Kabupaten Blitar mengalami keracunan massal pada Rabu (14/02) lalu akhirnya telah keluar.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar menyebut, hasil laboratorium sudah keluar sejak 23 Februari 2018, namun baru sampai di Dinkes Kabupaten Blitar pada 27 Februari 2018.

Kepala Bidang Pencegahan Pemberatasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Krisna Yekti mengatakan, bahwa dari hasil uji bakteriologi memang ditemukan ada yang positif Salmonella and Staphylococcus. Namun hanya terdapat pada 3 orang dari hasil uji swab atau kotoran. Sedangkan hasil lab kimia maupun mikrobiologi, dipastikan semuanya negatif.

“Hasil uji kimia dari sampel yang kita ambil tidak ada bahan-bahan beracun, mulai dari nitrit, sianida, maupun logam berat. Sedangkan pemeriksaan mikrobiologi semuanya negatif, baik Salmonella, E.coli, Staphylococcus, Vibrio cholerae, Clostridium, maupun Bacillus cereus,” kata Krisna saat ditemui di kantornya, Jumat (09/03).

Lebih lanjut Krisna menjelaskan, penyebab keracunan makanan ini mengarah pada kebersihan makanan. Artinya pihaknya tidak menemukan unsur kesengajaan seperti ditambah bahan-bahan berbahaya.

Menurut Krisna, untuk mengantisipasi terjadinya kejadian luar biasa (KLB) keracunan massal, ia berharap masyarakat yang melakukan hajatan memperhatikan kebersihan, terutama bahan baku yang digunakan jangan sampai menggunakan yang tidak layak digunakan.

“Sebenarnya dengan adanya keracunan yang dialami masyarakat dan juga anak sekolah, kita tidak segan-segan memberikan penyuluhan kepada masyarakat, baik itu lewat UMKM, warung, maupun catering. Karena orang-orang ini adalah yang menangani atau yang lebih banyak memproduksi makanan untuk orang banyak,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Krisna Yekti, Kepala Bidang Pencegahan Pemberatasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/adakitanews20180309_205024-1024x767.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/adakitanews20180309_205024-150x150.jpgREDAKSIKesehatanadakitanews,Berita,blitar,hajatan,keracunan massal
ADAKITANEWS, Blitar - Hasil laboratorium sampel makanan yang diduga menyebabkan warga Desa Slorok Kecamatan Doko Kabupaten Blitar mengalami keracunan massal pada Rabu (14/02) lalu akhirnya telah keluar. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar menyebut, hasil laboratorium sudah keluar sejak 23 Februari 2018, namun baru sampai di Dinkes Kabupaten Blitar pada 27...