ADAKITANEWS, Tulungagung – Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung melakukan imunisasi difteri terhadap ratusan anak usia 1-19 tahun di wilayahnya. Imunisasi ini sebagai antisipasi merebaknya penyakit yang menyerang saluran pernafasan dan bisa memicu kematian tersebut.

“Kegiatan imunisasi ini merupakan tindak lanjut dari temuan kasus yang menyerupai gejala difteri yang diidentifikasi selama kurun 2017,” kata Kepala Puskesmas Bendilwungu Kecamatan Sumbergempol, Sri Lestariningsih.

Sri Lestari menuturkan, di wilayah kerjanya gerakan imunisasi telah dimulai sejak tanggal 10 hingga 24 Januari 2018, yang dimulai di Desa Podorejo Kecamatan Sumbergempol, selanjutnya dilakukan secara bergiliran ke desa-desa lainnya.

Di wilayah Kecamatan Sumbergempol sendiri menurut Sri Lestariningsih, sempat ditemukan satu pasien suspect difteri pada akhir Desember 2017 lalu. Pemeriksaan medis dan perawatan intensif juga sempat dilakukan pada pasien anak yang disebut berusia tiga tahun tersebut.

Namun setelah dilakukan uji sampel lendir atau dahak secara menyeluruh di fasilitas laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, kata dia, hasilnya negatif.

Untuk diketahui, sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Mohammad Mastur memastikan belum ada warga di Tulungagung yang terkena penyakit difteri. Meski demikian warga tetap diminta waspada terkait penyakit tersebut.

Mastur mengatakan, selama 6 bulan terakhir di tahun 2017, sudah ada 5 orang yang awalnya diduga terkena difteri. Mereka mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit maupun Puskesmas. Namun dari hasil tes medis, kelima orang tersebut negatif difteri.(bac)

Keterangan gambar : Pelaksanaan Imunisasi difteri untuk usia 1-19 tahun.(foto : acta cahyono)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/01/120118-bac-tulungagung-difteri-2-1024x683.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/01/120118-bac-tulungagung-difteri-2-150x150.jpgREDAKSIKesehatanadakitanews,Berita,difteri,imunisasi,Tulungagung
ADAKITANEWS, Tulungagung – Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung melakukan imunisasi difteri terhadap ratusan anak usia 1-19 tahun di wilayahnya. Imunisasi ini sebagai antisipasi merebaknya penyakit yang menyerang saluran pernafasan dan bisa memicu kematian tersebut. “Kegiatan imunisasi ini merupakan tindak lanjut dari temuan kasus yang menyerupai gejala difteri yang diidentifikasi selama kurun...