Dinsosnaker Temukan Fakta Soal PT BKMCI

641

ADAKITANEWSNaker-1, Madiun – Pasca investigasi, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Madiun, resmi melayangkan nota pemeriksaan I terhadap PT Bumi Kencana Murni Chemical Industri (BKMCI). Nota pemeriksaan I itu dilayangkan sebagai lanjutan dari hasil investigasi tim pengawas ketenagakerjaan di PT BKMCI Jumat (26/4) lalu.

“Dari pemeriksaan kami lakukan, PT BKMCI terbukti terlambat membayar upah karyawannya selama 5 bulan. Kami juga mendapat kebenaran informasi, perusahaan telah merumahkan sejumlah pekerja bagian produksi selama 3 minggu tanpa diberikan upah,” jelas Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Pengawasan Norma Ketenagakerjaan, Dinsosnakertrans Kabupaten Madiun, Hendri Soehartanto, Selasa (28/4).

Ia mengatakan fakta lain terungkap, perjanjian kerja hanya dijalin dengan pekerja kontrak namun tidak dengan pekerja tetap. Padahal, hubungan tenaga kerja itu seharusnya dilandasi dengan perjanjian kerja yang jelas atau minimal SK pengangkatan karyawan. Proses investigasi dilakukan pekan lalu itu belum berjalan maksimal, karena tim pengawas diterjunkan hanya dapat menggali keterangan dari bagian staf bukan pimpinan perusahaan.

Tapi, tambahnya, syarat-syarat untuk melayangkan nota pemeriksaan I sudah terpenuhi dan dilayangkan Senin (27/4) lalu. Jadi, pihak perusahaan memiliki waktu 7 hari ke depan untuk memenuhi hal-hal menjadi temuan kami. “Jika tidak akan kami susulkan nota kedua dan tiga selang 7 hari berikutnya,” tandasnya.

Sementara itu, pertemuan antara pimpinan dan karyawan diagendakan di Kantor Dinsosnakertrans setempat gagal digelar. Sebab pimpinan BKMCI berhalangan hadir dengan melayangkan surat permohonan ijin ditunda. “Pimpinan tidak bisa menghadiri perundingan bipartit kali ini karena masih ada acara dengan konsumen yang tak bisa ditinggal,” ujar Hendri lagi.

Karena batal, perwakilan buruh terlanjur datang di Kantor Dinsosnakertrans Kabupaten Madiun akhirnya balik kanan. Pertemuan bipartit kembali dijadwalkan Kamis (30/4) nanti, sesuai permohonan dari pihak pimpinan dalam surat ijinnya. Dari komunikasi pernah dijalin pertengahan Januari lalu, pimpinan perusahaan sempat mengeluhkan kondisi perusahaan tengah alami problem finansial.

Perwakilan karyawan pun merasa jengkel atas tertundanya pertemuan. Mereka ingin mempertanyakan nasib sekian lama tidak digaji. “Belum lagi dirumahkan, begitu juga uang jamsostek sejak 2012 lalu juga belum dibayar perusahaan. Kami hanya ingin mempertanyakan nasib dan jalan keluar ditempuh perusahaan,” ujar Trimo perwakilan karyawan. (UK)

Keterangan Gambar : Pertemuan antara karyawan dan pemilik PT Bumi Kencana Murni Chemical Industri (BKMCI) dilaksanakan di Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Madiun, Selasa (28/4), gagal terwujud.