sd@dakitanews Kediri – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kediri, Rabu (27/8), bersama ratusan pelajar SD se- Kecamatan Banyakan mensukseskan keselamatan tertib berlalu lintas. Bertempat di Gedung sekolahan SDN Banyakan 1 Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri, tampak para pelajar mendengarkan wawasan dari petugas Dishub, Satlantas Polres Kediri Kota, Dinkes, BNN Kab Kediri dan petugas Polsek Banyakan.

Upaya menggandeng para pelajar ini, bertujuan agar setelah mendapat pelajaran dari para institusi ini, peserta mampu memberi contoh tentang tata cara berkendara secara tertib, disiplin berlalu lintas. Sebabnya, seringnya angka kecelakaan yang terjadi dijalan raya didominasi para pengendara sepeda motor yang sering melanggar tata tertib, disiplin berlalu lintas .

Kasi Rekayasa Dishub Kab Kediri Soehardi mengungkapkan, dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas dan angkutan jalan di Kab Kediri, pihaknya sengaja memilih para pelajar yang masih di usia dini atau SD. “ Sengaja kita gagas menggandeng pelajar. Kalau kita tanamkan jiwa disiplin tata tertib berlalu lintas sejak usia dini mereka akan tahu bahaya jika tidak mematuhi tata tertib berkendara, “ ungkap Soehardi.

Masih kata Kasi Rekayasa, sering terjadinya kecelakaan dijalan raya, lantaran karena kecerobohan para pengendara. Pihakbnya berharap para pelajar ini mampu menjadi pelopor keselamatan berkendara. “ Kami berharap angka kecelakaan semakin menurun dan terus menurun. Dan kami berharap para pelajar ini bisa member contoh yang baik, “ harap Soehardi.

Sementara itu, para pelajar tampak serius mendapat pelajaran tentang tata tertib berlalu lintas dan mendapat pencerahan tentang bahaya pengguna narkoba dari petugas BNN Kab Kediri Alfian Nurcahya “ Narkoba atau penyelah gunaan obat terlarang bisa merusak otak kita dan generasi bangsa kita. Karena banyak para pengguna narkoba yang meninggal secara sia-sia, “ tutur Alfian Nurcahya, petugas BNN.

Selain itu, mereka juga mendapat wawasan dari Dinkes Kab Kediri Dr. Agus Sukisno tentang cidera yang dialami para pengendara yang mengalami kecelakaan. “ Patah tulang, hidung mimisan, kepala mengalami penderahan. Itu semua karena mereka lalai dalam mematuhi cara berkendara dengan tertib, “ jelas dr Agus.

Tata tertib berlalu lintas juga disampaikan dari petugas Satlantas Polres Kediri Ipda Arif Afandi, menurutnya, disaat berkendeara disaat berhenti dilampu merah jangan sampai mendahului garis zebra cros atau garis marka yang sudah ditentukan. “ Memakai helm harus sampai berbunyi klik. Kelengkapan surat ijin berkendara harus ada dan jangan sampai saat berkendara mengoprasionalkan HP. Selain itu, kecepatan saat berkendara harus diatur, “ ujar Ipda Areif Afandi.

Mendapat pelajaran baru tentang tata tertib berlalu lintas, para pelajar ini rencananya akan menularkan ilmu tersebut ke temannya dan sekaligus memberitahu orang tua mereka. “ Biasanya saya tidak memakai helm saat pergi bersama ayah saya. Sekarang saya mengerti cara tertib lalu lintas secara disiplin dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Habis acara ini, saya akan memberitahu teman saya, “ Diah Ayu Palupi Kusumaningtiyas, siswi SDN Manyaran 2, duduk di kelas 6.

Pantauan @dakita.com, usai acara kampanye keselamatan berlalu lintas, para pelajar ini mendapatkan hadiah helm dan pin. Helm tersebut, dibagikan dan disematkan oleh para petugas ke para pelajar sampai berbunyi klik. Para pelajar ini juga mengikuti menyuarakan yel yel dari petugas Dishub secara serentak yakni Disiplin, Yes, Prestasi Oke, Narkoba No !!.(adv/gar)

Keterangan Gambar : Proses saat sosialisai Dishub Kab Kediri bersama pelajar di Gedung SDN Banyakan 1.

RedaksiAdvertorial
@dakitanews Kediri - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kediri, Rabu (27/8), bersama ratusan pelajar SD se- Kecamatan Banyakan mensukseskan keselamatan tertib berlalu lintas. Bertempat di Gedung sekolahan SDN Banyakan 1 Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri, tampak para pelajar mendengarkan wawasan dari petugas Dishub, Satlantas Polres Kediri Kota, Dinkes, BNN Kab Kediri...