ADAKITANEWS, Kota Madiun – Data kependudukan dalam kesehariannya memiliki peranan yang cukup vital bagi kepentingan masyarakat. Seperti untuk urusan perbankan, kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan, imigrasi, hingga urusan keamanan dan lain sebagainya.

Oleh karenanya sebagai wujud tanggung jawab selaku lembaga yang berkepentingan dengan kependudukan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Madiun melakukan praktik jemput bola atau melakukan perekaman data e-KTP pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), yang telah berusia 17 tahun atau lebih, dengan cara menggunakan mobil operasional atau mobil keliling dan hadir di sekolah-sekolah sesuai jadwal yang sudah ditetapkan.

Seperti pada Senin (27/11) yang lalu, mobil operasional atau keliling milik Dispendukcapil Kota Madiun melakukan perekaman e-KTP di SMAN 5 Kota Madiun. Sambutan pelajar di sekolah tersebut pun sangat antusias dalam kegiatan perekaman e-KTP.

“Siswa-siswi di setiap sekolah yang kita datangi sangat tinggi angka partisipasinya, karena anak tidak perlu meninggalkan waktu belajarnya. Jika mengurus sendiri ke kantor maka akan membuang waktu dan jam belajarnya,” kata Nono Jatikusumo, Kepala Dispendukcapil Kota Madiun melalui Heri Purwantoro, selaku Sekretaris Dispendukcapil Kota Madiun.

Masih menurut Heri, program perekaman data e-KTP ini merupakan program Dispendukcapil tahun 2017 yang didanai lewat DAK. Salah satu tujuan program jemput bola ini, juga sekaligus untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula dalam gelaran Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Madiun tahun 2018.

Terpisah, Wakil Kepala SMAN 5 Madiun Bidang Kesiswaan, Sri Supeni mengaku sangat mengapresiasi adanya program tersebut. “Saya mewakili sekolah sangat berterimakasih dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Madiun yang mendatangi sekolah kami sehingga siswa tidak perlu meninggalkan pelajarannya,” jelas Sri Supeni.

Sri Supeni mengakui jika sebelumnya sudah ada siswa yang secara pro aktif mengurus e-KTP di dinas terkait. Alhasil mereka terpaksa absen dan tidak masuk sekolah.

“Saya sangat terbantu dengan kehadiran program mobil keliling ini, karena saya tidak perlu izin tidak masuk sekolah. Dan ini juga wujud niat saya untuk ikut berpartisipasi dalam pilkada mendatang,” kata Diah Anitasari, 17, salah satu siswa SMAN 5 Kota Madiun.

Diketahui, Dispendukcapil Kota Madiun sendiri telah menjadwalkan kunjungannya di sekolah – sekolah secara bergiliran, untuk melakukan perekaman data e-KTP. Jika masih ada anak yang terlewati, anak tersebut masih diberi kesempatan untuk melakukan perekaman di sekolah selanjutnya.

Program tersebut dimulai pada 20 November 2017 dan berakhir pada 7 Desember 2017, dengan mendatangi total 11 sekolah yang terdiri dari 6 SMA Negeri dan 5 SMK Negeri.(adv/dispendukcapil/bud)

Keterangan gambar : Suasana perekaman data e- KTP dan Nono Djatikusumo selaku Kepala Dispendukcapil Kota Madiun.(ist)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/12/101217-bud-madiun-ktp-2.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/12/101217-bud-madiun-ktp-2-150x150.jpgREDAKSIAdvertorialadakitanews,Berita,dispendukcapil kota madiun,e ktp,madiun
ADAKITANEWS, Kota Madiun - Data kependudukan dalam kesehariannya memiliki peranan yang cukup vital bagi kepentingan masyarakat. Seperti untuk urusan perbankan, kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan, imigrasi, hingga urusan keamanan dan lain sebagainya. Oleh karenanya sebagai wujud tanggung jawab selaku lembaga yang berkepentingan dengan kependudukan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Madiun...