Ditetapkan Tersangka, Kades Watutulis Bersikukuh Tak Jual TKD

714

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo akhirnya menahan mantan Kepala Desa (Kades) Watutulis Kecamatan Prambon, Agung Wibowo, Selasa (09/05). Penahanan itu dilakukan setelah pria berambut gondrong tersebut menjalani pemeriksaan hingga pukul 22.00 WIB. Bahkan sebelum pemeriksaan, Tim Penyidik Kejari Sidoarjo juga menjemput paksa pria yang akrab disapa Wowok ini lantaran dua kali mangkir dari pemanggilan tanpa keterangan yang jelas.

Kasi Intel Kejari Sidoarjo, Andri Tri Wibowo mengatakan, tim penyidik sudah melayangkan surat berkali-kali kepada Agung untuk dimintai keterangan sebagai saksi, tetapi yang bersangkutan tidak pernah hadir.

Andri menjelaskan, penahanan tersebut lantaran tersangka terbukti berperan dalam penjualan TKD seluas 1,2 hektare yang dijual dengan sistim kavling, yang jumlahnya mencapai 13 kavling pada 2015. Menurutnya, kavling itu dijual dengan harga variatif dengan kerugian mencapai puluhan juta.

Terkait hal tersebut, Andri mengatakan, pihaknya juga sudah menemukan dua alat bukti. “Tersangka mengaku ada beberapa kavling yang laku terjual dan tanah tersebut statusnya TKD. Tersangka dijerat pasal 2 dan 3 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” katanya kepada wartawan, Rabu (10/05).

Sementara itu, saat digelandang ke mobil tahanan, Wowok dengan tegas menolak tudingan dirinya menjual TKD. Bahkan ia pun menolak menggunakan rompi tahanan. “Saya Agus Wowok, tidak pernah sedikitpun menjual TKD. Saya membeli tanah tersebut justru untuk kebaikan petani. Saya bukan maling, makanya saya menolak menggunakan rompi tahanan,” tegasnya.(sid2)

Keterangan gambar : Kades Watutulis, Agus Wibowo saat digelandang tim penyidik Kejari Sidoarjo.(foto : mus purmadani)