Diusir Dari Istri Di Kalimantan, Pria Asal Puncu Pulang Kampung Bunuh Diri

29

Kediri(adakitanews.com)—Warga Desa/Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri, Rabu pagi (13/11/2019), mendadak gempar. Karena warga digegerkan dengan seorang gantung diri di pohon alpukat desa setempat.

Pria yang meninggal dunia itu adalah Sumino (52) warga setempat. Sumino meninggal dunia dengan gantung diri itu diketahui pertama kali oleh Samsiyah (80), ibu kandung korban.

Pada saat itu Samsiyah sewaktu bangun tidur sekitar pukul 05.00 WIB menuju kebelakang rumah melihat kambing dikandang dikagetkan melihat putranya menggantung dengan menggunakan tali plastik (tampar) yang diikatkan dipohon alpukat.

“Saksi yang mengetahui pertama kali ibu kandung korban,” tutur Aiptu Jiwa.

Petugas Polsek Puncu, tim identifikasi Mapolres Kediri yang datang ke lokasi melakukan evakuasi jasad korban. Petugas bersama dokter Puskesmas setempat juga melakukan pemeriksaan ditubuh korban.

“Hasil pemeriksaan ditubuh korban tidak ditemukan adanya bekas luka tanda-tanda penganiayaan. Korban murni gantung diri,” ungkap Kasi Humas.

Dari hasil keterangan pada saksi, korban nekat bunuh diri lantaran mengalami depresi masalah keluarga. Korban diusir dari istrinya yang berada di Kalimantan. Korban kemudian pulang kampung di halaman Desa Puncu Kecamatan Puncu.

“Diduga korban mengalami depresi karena masalah ekonomi dan juga korban diusir oleh istrinya yang berada di Kalimantan,” terang Kasi Humas.

Sementara itu, dari pihak keluarga korban menerima atas kejadian tersebut adalah musibah. Keluarga korban menolak jika korban dilakukan otopsi.(gar).