ADAKITANEWS, Blitar – Kasus penculikan dan pencabulan anak dibawah umur kembali terjadi di Kabupaten Blitar beberapa waktu lalu.

Menyikapi hal ini, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Susi Narulita mengatakan, kasus penculikan dan pencabulan anak tersebut memang sangat memprihatinkan. Bahkan pihaknya mengutuk pelaku pencabulan ini memintanya agar harus dihukum seberat-beratnya.

“Kita kutuk tindakan penculikan dan pencabulan anak. Kita minta hukum bertindak seadil-adilnya. Karena ini sudah melanggar undang-undang perlindungan anak,” tegas Susi, Kamis (08/03).

Lebih lanjut Susi menuturkan, tindakan penculikan maupun pencabulan terhadap anak dibawah umur ini tentu melanggar hak asasi manusia dan menghilangkan masa depan anak. Pelaku juga harus dihukum berat agar menjadi efek jera bagi pelaku lain, sehingga berfikir untuk melakukan penculikan maupun pencabulan anak dibawah umur.

Selain itu Susi juga meminta kepada masyarakat khususnya para orang tua, untuk menjaga anaknya ketika di rumah, sekolah, maupun dimana saja. Menurutnya, pendidikan kepada anak-anak untuk tidak mudah menerima atau menolak ajakan dari orang yang baru dikenal sangat penting.

“Peran orang tua sangat penting. Mereka juga harus mengajarkan kepada anaknya agar bisa menolak jika diajak orang asing,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Blitar, Wahid Rosyidi menyatakan, berdasarkan data sepanjang tahun 2017 lalu, ada 85 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Blitar yang terdiri dari kasus pelecehan seksual ada 23 kasus, pencabulan ada 4 kasus, KDRT 20 kasus, trafficking ada 2 kasus, kekerasan terhadap anak 17 kasus, dan Anak Berhadapan Hukum (ABH) ada 19 kasus.

“Dibandingkan dengan tahun 2016 yang lalu jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2016 ada 83 kasus,” jelasnya.

Sebelumnya Polres Blitar Kota juga diketahui telah berhasil membekuk pelaku penculikan dan pencabulan anak dibawah umur, Minggu (25/02) malam. Pelaku adalah MRS, 22, warga Desa Purwokerto Kecamatan Srengat. Sedangkan korban berjumlah 2 anak, masing-masing berusia 7 tahun warga Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar.(fat/wir)

Keterangan gambar: Susi Narulita, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/080318-fat-blitar-dprd-1024x768.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/080318-fat-blitar-dprd-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,Berita,blitar,dprd blitar,penculikan anak
ADAKITANEWS, Blitar - Kasus penculikan dan pencabulan anak dibawah umur kembali terjadi di Kabupaten Blitar beberapa waktu lalu. Menyikapi hal ini, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Susi Narulita mengatakan, kasus penculikan dan pencabulan anak tersebut memang sangat memprihatinkan. Bahkan pihaknya mengutuk pelaku pencabulan ini memintanya agar harus dihukum...