ADAKITANEWS, Kota Madiun – Proses penjaringan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota oleh Partai Demokrat akhirnya berakhir pada Selasa (12/09). Meski demikian, batas akhir itu sendiri sebenarnya merupakan waktu perpanjangan karena awalnya PD hanya membuka pendaftaran pada 2 – 9 September 2017.

Pada hari terakhir Sekda Kota Mojokerto, Agus Nirbito terlihat mengambil dan menyerahkan kembali formulir pendaftaran. Agus datang ke kantor DPC Demokrat dengan ditemani beberapa orang rekannya sekitar pukul 20.30 WIB, dan diterima oleh beberapa anggota Desk Pilkada partai berlambang mercy ini.

Kepada wartawan, Agus mengatakan alasannya mendaftar sebagai bakal calon Walikota Madiun dalam Pemilukada mendatang. Hal itu karena dirinya melihat, calon yang ada saat ini masih kurang mampu untuk membangun Kota Madiun lebih baik lagi, khususnya dari sisi pemerintahan.

“Saya melihat dari kacamata pemerintahan, calon – calon yang ada saat ini masih kurang mampu untuk membangun Kota Madiun lebih baik lagi,” tegas Agus Nirbito kepada Tim Adakitanews.com, Selasa (12/09).

Tidak hanya itu, Agus juga berkeyakinan bahwa dirinya mampu bersaing dengan rekan sekaligus rivalnya, yaitu Sekda Kota Madiun, Maidi. Bahkan ia merasa lebih senior daripada Maidi.

“Saya juga merasa mampu bersaing dengan salah satu bakal calon lainnya khususnya Sekda Kota Madiun, Maidi. Pak Maidi baru satu kali menjadi Sekda sedangkan saya sudah dua kali, ini fakta dan logikanya,” ucapnya.

Meski memiliki sikap optimis tinggi, namun Agus mengaku tidak mau jumawa. “Jika dari 100 persen, 99 persen adalah milik kita atau usaha kita, dan sisanya 1 persen adalah kuasa Tuhan. Namun hal tersebut adalah yang paling menentukan. Jadi apakah saya nanti akan memperoleh Rekom atau tidak semuanya saya pasrahkan kepada Tuhan,” imbuhnya.

Sementara saat ditanya terkait strategi selanjutnya, Agus mengaku belum memikirkan detailnya. Namun pejabat yang kabarnya akan pensiun pada bulan Oktober mendatang itu menyatakan akan segera memikirkan secepatnya.

Dengan berakhirnya masa perpanjangan waktu pendaftaran bakal calon Walikota serta Wakil Walikota oleh DPC Partai Demokrat, tercatat ada tujuh formulir yang dikembalikan. Namun kebanyakan dari persyaratan yang ada, masih banyak kekurangan.

Seperti disampaikan Sigit Ahimsa, anggota Desk Pilkada Partai Demokrat. Untuk kekurangan persyaratan bakal calon diminta secepatnya dilengkapi setidaknya sampai akhir bulan. “Hingga hari terakhir ini jumlah formulir yang dikembalikan ada tujuh, meski untuk persyaratan masih banyak kekurangan. Dari tujuh formulir tersebut ada 4 formulir diisi sebagai bakal Calon Walikota yaitu atas nama Maidi, Mahardika, Armaya, dan Agus Nirbito sedangkan untuk posisi Wakil Walikota ada tiga atas nama Gandhi Yuninta, Istono, Budi Setiyana,” jelentreh Sigit.

Sigit menambahkan jika tahapan pencalonan selanjutnya adalah mengirim berkas ke provinsi untuk dilakukan klarifikasi dan verifikasi, serta kemudian akan dilakukan survey.(bud)

Keterangan gambar : Sekda Kota Mojokerto Agus Nirbito saat mengambil formulir pencalonan di DPC Partai Demokrat Kota Madiun.(foto : budiyanto)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/09/130917-bud-madiun-sekda-1024x768.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/09/130917-bud-madiun-sekda-150x150.jpgREDAKSIPolitikadakitanews,Berita,madiun,mojokerto,partai demokrat,pilkada,sekda mojokerto
ADAKITANEWS, Kota Madiun - Proses penjaringan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota oleh Partai Demokrat akhirnya berakhir pada Selasa (12/09). Meski demikian, batas akhir itu sendiri sebenarnya merupakan waktu perpanjangan karena awalnya PD hanya membuka pendaftaran pada 2 - 9 September 2017. Pada hari terakhir Sekda Kota Mojokerto, Agus Nirbito...