ADAKITANEWS, Blitar – Kasus dugaan korupsi pembangunan laboratorium Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar terus berlanjut. Setelah mendapatkan hasil pemeriksaan dari Universitas Brawijaya (UB), kini penyidik sedang melakukan koordinasi dengan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) yakni Inspektorat Daerah Kabupaten Blitar.

Pernyataan itu disampaikan Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waloya melalui pesan tertulis telephon selulernya. Ia mengatakan, hasil dari UB belum bisa dipublikasikan karena menyangkut materi penyelidikan.
“Saat ini, Inspektorat Pemerintah Daerah sedang melakukan audit terhadap proses pembangunan Laboratorium di RSUD Waluyo tersebut. Sementara proses penyelidikan masih terus berjalan. Untuk hasil dari UB akan dikoordinasikan dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pemerintah (BPKP),” kata AKBP Slamet, Selasa (17/10).

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, untuk menentukan apakah terdapat tindak pidana korupsi dalam proyek tersebut perlu adanya koordinasi dengan pihak BPKP. Sebab lembaga yang memiliki kapasitas secara hukum untuk menghitung kerugian negara adalah BPKP.

“Untuk police line sudah kita lepas, setelah dilaksanakan pemeriksaan fisik oleh tim ahli dari UB. Pemasangan police line adalah untuk menjaga TKP dalam keadaan status quo, tidak ada perubahan apapun terhadap TKP sampai selesai dilaksanakan pemeriksaan tersebut,” paparnya.

Untuk diketahui, dugaan korupsi terhadap pembangunan laboratorium dan IBS dua lantai di RSUD Ngudi Waluyo Kabupaten Blitar itu menelan anggaran mencapai Rp 5,4 miliar.(fat)

Keterangan gambar: AKBP Slamet Waloya, Kapolres Blitar.(foto : fathan)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/IMG-20170918-WA0025_1_1.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/IMG-20170918-WA0025_1_1-150x150.jpgREDAKSIHukum Kriminalrsud,tipikor
ADAKITANEWS, Blitar - Kasus dugaan korupsi pembangunan laboratorium Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar terus berlanjut. Setelah mendapatkan hasil pemeriksaan dari Universitas Brawijaya (UB), kini penyidik sedang melakukan koordinasi dengan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) yakni Inspektorat Daerah Kabupaten Blitar. Pernyataan itu disampaikan Kapolres Blitar, AKBP...