gadis di sekap 3@dakitanews Nganjuk, Didampingi Ibunya, Bunga,15, (bukan nama sebenarnya), gadis asal Desa Balonggebang kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk, Sabtu (4/10) melapor ke unit PPA Polres Nganjuk. Pasalnya gadis lulusan SMP ini mengaku telah disekap selama 3 hari di rumah kosong. Selain itu, sepasang perhiasan giwang serta handpone miliknya dirampas oleh Suwarji alias Erik Kancil, duda beranak satu warga Dusun Tempuran Desa Puhkerep Kecamatan Rejoso.

Awalnya, korban mengaku kenal dengan pelaku ketika ada tontonan jaranan (kuda kepang..red), lalu saling tukar nomor HP. Selanjutnya, Rabu, (2/10) pelaku menelpon akan menjemput korban untuk diajak jalan-jalan. Sesampainya di area Gedung Juang, pelaku mengajak korban makan di warung dan memberinya minuman air minenal dalam botol yang rasanya manis.

Pengakuan korban ,Setelah minum air itu korban merasa kepalanya pening dan tak sadarkan diri. Begitu siuman, korban menyadari dirinya telah disekap dalam rumah kosong yang berada di belakang rumah milik orangtua pelaku. Saat itu korbandalam keadaan tangan diikat, mulut disumpal dengan kain slayer. Selain itu sepasang  perhiasan giwang dan handpone miliknya juga tidak ada.

“Saya diajak jalan-jalan, kemudian dikasih dibotol yang rasanya manis. Setelah itu kepala saya terasa pening, setelah itu saya tidak tahu,” tutur korban.

Beruntung waktu itu ada, Miko,16, pelajar SMK di Kecamatan Gondang yang menyelamatkannya. Awalnya dia mencari dan memanggil nama pelaku namun tidak ada jawaban.

Kesempatan ini digunakan korban untuk mencari pertolongan. Dengan cara menghentak-hentakkan kakinya, korban berharap hentakkan kakinya di dengan Miko. Benar saja, dia merasa ada sesuatu yang ganjil dengan suara yang didengarnya. Diapun berusaha menyelidiki asal suara itu, dan ternyata dia menemukan korban didalam rumah kosong itu.  Dengan kondisi tangan diikat serta mulut disumpal dengan kain slayer. Pelajar inipun segera memberi pertolongan dan menghubungi pihak keluarga korban.

Korban ditemukan oleh keluarganya, Jumat (3/10) Pukul 21.00 WIB. Dan baru diketahui jika korban telah disekap selama 3 hari, sejak dijemput pelaku hari Rabu (1/10) Pukul 13.00 WIB.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, AKP Bambang Sutikno mengatakan, saat ini kasusnya masih didalami dan dalam  penanganan PPA Polres Nganjuk. “Kasus ini masih dalam penyidikan lebih lanjut. Korban maupun saksi sudah kita mintai keterangan,” jelas Kasubag Humas.   (Kmto/jati)

Keterangan Gambar : Korban usia memberi keterangan di Mapolres Nganjuk

RedaksiHukum Kriminalpenyekapan
@dakitanews Nganjuk, Didampingi Ibunya, Bunga,15, (bukan nama sebenarnya), gadis asal Desa Balonggebang kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk, Sabtu (4/10) melapor ke unit PPA Polres Nganjuk. Pasalnya gadis lulusan SMP ini mengaku telah disekap selama 3 hari di rumah kosong. Selain itu, sepasang perhiasan giwang serta handpone miliknya dirampas oleh Suwarji...