candle-light@dakitanews Jombang – Rumah milik Khoirul ,45, warga Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno, Jombang ludes dilalap api, Senin (13/10) malam. Kebakaran diduga disebabkan oleh lilin yang dinyalakan pemilik rumah saat listrik padam. Meski tidak menelan korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 8 juta.

Informasi yang dihimpun @dakitanews.com, bermula saat di Desa Penggaron mengalami pemadaman listrik. Karena kondisi gelap korban yang sedang berada di rumah bersama anaknya Sandi ,11, menyalakan lilin untuk penerangan. Sedangkan sang istri sedang berada di rumah sakit.

Sembari menunggu listrik menyala, pria yang bekerja sebagai sopir ini keluar rumah. Begitu juga Sandi, sang anak. Beberapa saat kemudian korban kaget ketika diberi tahu oleh tetangganya bahwa rumah miliknya dilalap si jago merah.

Khoirul bersama warga akhirnya bergotong-royong untuk melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Namun karena kuatnya hembusan angin membuat api semakin membesar dan menghanguskan rumah ukuran 6×9 meter tersebut. Karena sebagian rumah korban terbuat dari bambu, api pun semakin sulit dijinakkan. Api baru bisa dipadamkan ketika mobil PMK (Pemadam Kebakaran) didatangkan ke lokasi kejadian.

Kasubbag Humas Polres Jombang AKP Lely Bachtiar mengatakan diduga api berasal dari lilin. Namun tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

“Dugaan sementara api berasal dari lilin yang menyala. Karena saat itu kondisinya listrik sedang padam. Akibat peristiwa itu, Kerugian materiil mencapai Rp 8 juta,” pungkas Lely.(Hanif/Jati)

RedaksiHukum Kriminal
@dakitanews Jombang - Rumah milik Khoirul ,45, warga Desa Penggaron, Kecamatan Mojowarno, Jombang ludes dilalap api, Senin (13/10) malam. Kebakaran diduga disebabkan oleh lilin yang dinyalakan pemilik rumah saat listrik padam. Meski tidak menelan korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 8 juta. Informasi yang dihimpun @dakitanews.com, bermula saat di...