IMG_20160321_155904ADAKITANEWS, Madiun – Kepala SMKN Kare I Sardjono warga Desa Kaligunting, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun bersama 2 orang lainnya ditahan Sat Reskrim Polres Madiun, Senin (21/03). Kepala Sekolah ini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Tahun Anggaran (TA) 2013 dan 2014 mencapai Rp 1,3 miliar.

Informasi yang dihimpun tim adakitanews.com, dua orang yang juga sebagai tersangka yakni Kasmo selaku bendahara SMKN Kare I warga Desa Pulerejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, lalu Deny Sri Wibowo warga Kelurahan Pandean dan Taba Kurniawan Desa/Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Ketiganya telah merugikan negara lebih dari Rp 584 juta.

“Kami memiliki sejumlah alat bukti dan didukung keterangan sebanyak 20 orang saksi, sehingga sore ini ditetapkan sebagai tersangka dan langsung kami tahan,” ujar Kapolres Madiun AKBP Tony Surya Saputra.

Lebih lanjut Ia menyatakan, sebagai pendukung pihaknya mendatangkan 3 saksi ahli forensik bangunan dari Universitas Brawijaya Malang, Dikmen Kemendikbud dan auditor BPKP Jatim. Hasilnya, ada penyinpangan dengan kasat mata dilihat seperti pemakaian kayu dan genteng bekas. “Penilaian forensik bangunan ditemukan selisih konstruksi fisik antara RAB perencanaan dengan realisasi perencanaan sebesar Rp 493,8 juta. Sedangkan, hasil audit BPKPB Jatim jumlah kerugian negara Rp 519,9 juta,” jelas AKBP Surya Saputra

Guna memuluskan aksinya, ketiga pelaku merekayasa pembentukan dan peran panitia pembangunan fiktif atau formalitas. AKBP Surya mengatakan, dari dana yang diterima Rp 1,3 milyar lebih, Sardjono berikan kepada pemborong Rp 493, 8 juta, sisanya Rp 584 juta dipakai untuk kepentingan pribadi. “Dana ini untuk merehab 9 ruangan,” urainya

Pihak Kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti (BB) seperti stempel toko 15 buah, buku laporan dan lainnya. Kepala Sekolah ini juga menyewa jasa konsultan abal-abal. “Atas perbuatannya para pelaku dijerat pasal 2, 3, 8 dan atau 9 UU Nomor 31/1998 diubah UU Nomor 20/2001 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman 5-20 tahun penjara,” pungkas AKBP Surya.(UK/Zay)

Keterangan Gambar : Kepala SMKN Kare I Sardjono dan 2 rekannya ditahan Tim Tipikor, Sat Reskrim Polres Madiun, tampak mereka digiring petugas menuju sel tahanan

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2016/03/IMG_20160321_155904.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2016/03/IMG_20160321_155904-150x150.jpgREDAKSIHukum KriminalKepala SMKN 1 Kare,korupsi,madiun,tipikor
ADAKITANEWS, Madiun – Kepala SMKN Kare I Sardjono warga Desa Kaligunting, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun bersama 2 orang lainnya ditahan Sat Reskrim Polres Madiun, Senin (21/03). Kepala Sekolah ini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Tahun Anggaran (TA) 2013 dan 2014 mencapai Rp...