2015-12-14_22.05.11ADAKITANEWS, Nganjuk – Balita dan ibu hamil mendapat perhatian khusus dari Pemkab Nganjuk. Bupati Nganjuk Taufiqurrahman membuka evaluasi program gerakan pengentasan gizi buruk (Gentasibu) dan gerakan pendampingan ibu hamil dan bayi berisiko tinggi (Gerdaristi) 2016 di Pendapa Pemkab Nganjuk, Senin (14/12).

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nganjuk Ita Taufiqurrahman yang memimpin pelaksanaan dua program itu pun menekankan tentang pentingnya mengasuh anak dengan hati. Ita Taufiqurrahman menjelaskan, pola asuh anak sangat menentukan perkembangan anak ke depannya. Termasuk, dalam pemenuhan kebutuhan gizi mereka. “Anak-anak harus diasuh dengan hati. Sepenuh hati dan hati-hati,” urai Ita.

2015-12-14_22.04.11Jika pemahaman pola asuh itu sudah tertanam di benak ibu-ibu sejak mereka mengandung, Ita optimistis kasus gizi buruk dan kematian ibu serta bayi akan jauh berkurang. Sebab, masyarakat sudah memiliki pemahaman dan persiapan yang baik sebelum proses persalinan.

“Yang tak kalah penting adalah pemberian gizi yang cukup untuk bayi pada 1.000 HPK (hari pertama kehidupan, Red),” terang Ita.

Untuk diketahui, TP PKK Nganjuk menggelar evaluasi pelaksanaan program Gentasibu dan Gerdaristi 2015. Dalam waktu setahun, menurut Ita sudah banyak kemajuan yang didapat dari program tersebut. Misalnya, untuk program Gentasibu, dari total 232 balita kurang gizi yang mengikuti program itu, sebanyak 184 balita sudah mengalami perubahan status gizi yang lebih baik berdasar berat badan dan tinggi badan.

Kemudian, sebanyak 199 anak mengalami kenaikan berat badan. “Tinggal 32 anak yang menderita gizi buruk. Mengentaskan gizi buruk memang tak mudah. Perlu kerjasama banyak pihak,” urai Ita.

Sedangkan untuk program Gerdaristi, dari total 267 ibu hamil yang didampingi, hingga November lalu semuanya sudah melakukan persalinan. Sebanyak 186 melakukan persalinan normal dengan kasus kematian ibu nol. “Ada dua kematian bayi tapi penyebabnya karena abortus,” lanjut Ita.

Dari pelaksanaan dua program itu, diakui Ita ada beberapa faktor yang jadi penghambat. Diantaranya, tingkat pendidikan ibu, kemudian kondisi sosial ekonomi ibu dan faktor lainnya.

Terkait hambatan tersebut, Ita mengatakan, PKK bersama satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait berusaha meminimalkannya. Sehingga, program bisa berjalan lancar. “Untuk ibu peserta Gerdaristi yang rumahnya masih berlantai tanah akan diprioritaskan untuk masuk program bedan rumah dari Cipta Karya (dinas pekerjaan umum, cipta karya dan tata ruang, Red),” terang Ita.

2015-12-14_22.04.47Sementara itu, Bupati Taufiqurrahman yang membuka evaluasi program Gerdaristi dan Gentasibu di Pendapa Pemkab Nganjuk mengaku memberi apresiasi positif pada kedua program itu. Menurut Taufiq, Gerdaristi dan Gentasibu Nganjuk sudah menjadi rujukan banyak daerah.

Diantaranya, dengan kunjungan dari delapan kepala daerah dan Ketua DPRD ke Nganjuk awal November lalu untuk belajar tentang pelaksanaan Gerdaristi dan Gentasibu. “Kita semua patut berbangga karena program ini jadi jujukan belajar daerah lain,” kata Taufiq.

Tak hanya itu, karena program Gerdaristi dan Gentasibu pula, pada Agustus 2015 lalu Nganjuk berhasil mendapatkan Population Awards dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Karena keberhasilan program itu, Taufiq menyebut Pemkab Nganjuk berkomitmen untuk mendorong perbaikan pelaksanaan program tahun depan.

Perbaikan program itu dengan meningkatkan alokasi anggaran untuk fasilitas pelayanan kesehatan, memperbanyak sarana kesehatan dan melanjutkan pembangunan RSUD Kertosono II.(Adv/Jati)

Keterangan Gambar : Kegiatan Gerdaristi dan gentasibu di Nganjuk yang mengantarkan Kabupaten Nganjuk sebagai peraih Population Awards

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/12/2015-12-14_22.05.11.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/12/2015-12-14_22.05.11-150x150.jpgREDAKSIAdvertorialGentasibu,Gerdaristi,Population Awards
ADAKITANEWS, Nganjuk - Balita dan ibu hamil mendapat perhatian khusus dari Pemkab Nganjuk. Bupati Nganjuk Taufiqurrahman membuka evaluasi program gerakan pengentasan gizi buruk (Gentasibu) dan gerakan pendampingan ibu hamil dan bayi berisiko tinggi (Gerdaristi) 2016 di Pendapa Pemkab Nganjuk, Senin (14/12). Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nganjuk Ita Taufiqurrahman yang...