ADAKITANEWS, Jombang – Dalam waktu dekat, akan ada lokasi wisata baru yang dibuka di salah satu wilayah di Kabupaten Jombang. Wisata tersebut merupakan gua yang berada di Desa Pulosari Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Gua yang diperkirakan sudah ada sejak ratusan tahun ini memiliki cerita rakyat yang diyakini memiliki nilai sejarah dan budaya.

=========

Gua Ngesong, begitulah masyarakat sekitar kerap menyebut gua yang berada di perbukitan cadas Kecamatan Bareng tersebut. Menurut cerita rakyat yang sudah lama beredar dan diceritakan turun temurun oleh masyarakat sekitar, gua yang memiliki dua lubang pintu di lokasi berbeda ini dulunya saling berkaitan dan berhubungan. Maka dari itu, masyarakat sekitar menyebutnya gua Ngesong yang artinya tembus atau berhubungan satu sama lain.

Seperti yang diceritakan oleh Sekretaris Desa Pulosari, Wadji, 40, yang juga anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) desa setempat. Ia mengatakan bahwa diyakini pada zaman dahulu gua tersebut merupakan sarang dari anjing yang kerap memangsa manusia. Untuk menghindari anjing yang mengancam warga sekitar, maka ditutuplah dua mulut gua tersebut hingga sekarang.

“Gua ini memiliki dua pintu masuk, yakni yang pertama, gua yang berukuran kecil menghadap ke timur dan yang kedua menghadap ke barat. Jarak antara gua tersebut 300 meter, dan tertutup oleh batu besar yang diyakini telah ditutup oleh nenek moyang kami untuk menghindari anjing yang memangsa manusia,” tutur Widji.

Pada gua Ngesong itu sendiri juga diyakini memiliki nilai sejarah tersendiri. Gua berukuran lebar 10 meter dengan kedalaman gua hanya 5 meter ini diperkirakan ada kaitannya dengan Candi Arimbi yang juga berlokasi di Desa Pulosari Kecamatan Bareng. Keyakinan itu menurut Widji, dikuatkan oleh temuan beberapa material batu yang sejenis dengan batu material Candi Arimbi.

“Di lokasi gua Ngesong terdapat batu yang sejenis dengan batu Candi Arimbi. Ini yang membuat kami yakin bahwasanya gua ini memiliki keterkaitan dengan Candi Arimbi. Tetapi sampai sekarang belum ada pihak yang meneliti gua ini,” ujarnya.

Untuk diketahui, candi Arimbi ini merupakan peninggalan kerajaan Majapahit di era Tribuana Tungga Dewi. “Ada banyak versi terkait Candi Arimbi ini. Ada yang ngomong kalau candi ini untuk persembahan Tribuana Tungga Dewi pada saat berada di Desa ini. Ada juga versi yang mengatakan bahwa Candi Arimbi ini merupakan gapura masuk selatan kerajaan Majapahit yang berfungsi sebagai tempat mengintai saat perang kerajaan Majapahit melawan kerajaan Kediri,” ungkap Sekdes Pulosari.

Untuk melestarikannya, pemerintah desa setempat dalam waktu dekat akan dijadikan sebuah tempat wisata berkarakter pendidikan.(ar)

Keterangan gambar: Gua Ngesong dan Candi Arimbi.(foto:adi rosul)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/adakitanews20171014_220519-1024x768.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/10/adakitanews20171014_220519-150x150.jpgREDAKSISeni Budayaadakitanews,Berita,gua ngesong,jombang
ADAKITANEWS, Jombang - Dalam waktu dekat, akan ada lokasi wisata baru yang dibuka di salah satu wilayah di Kabupaten Jombang. Wisata tersebut merupakan gua yang berada di Desa Pulosari Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Gua yang diperkirakan sudah ada sejak ratusan tahun ini memiliki cerita rakyat yang diyakini memiliki nilai...