ADAKITANEWS, Kota Blitar – Untuk menekan angka keresahan masyarakat Kota Blitar soal keberadaan anak punk, Dinas Sosial Kota Blitar mengaku hanya bisa melakukan beberapa upaya sosialisasi dan edukasi.

Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Priyo Istianto mengatakan, anak punk dan anak jalanan juga warga negara yang berhak mendapat edukasi. “Kita mampunya hanya sosialisasi. Kita juga memberikan pendidikan bela negara, karena mereka juga warga Indonesia yang berkontribusi membangun negara. Mereka juga manusia yang berhak mendapatkan peningkatan SDM dan pembinaan,” katanya kepada wartawan, Jumat (17/03) kemarin.

Meski kehadiran anak punk dinilai meresahkan banyak pihak terutama warga masyarakat, namun Pemkot Blitar tak mampu berbuat banyak. Dari hasil operasi dan razia yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Blitar, hampir keseluruhan anak punk dan anak jalanan di Kota Blitar merupakan warga Luar daerah seperti Malang dan Tulungagung. “Mereka tempatnya juga pindah-pindah,” ucapnya.

Lanjut Priyo, ketidakberdayaan Dinsos Kota Blitar dalam menindaklanjuti anak punk yang sering dikeluhkan masyarakat, disebabkan oleh wewenang. “Yang boleh punya rumah penampungan untuk rehabilitasi anak punk dan anak jalanan itu Pemprov (Jatim). Jadi kita bisanya cuma sosialisasi dan pendidikan bela negara tadi,” tutur Priyo.

Ia menambahkan, Dinas Sosial Kota Blitar telah memetakan wilayah yang biasanya sering digunakan sebagai basecamp. “Yang sering di Pertigaan Lampu merah Jalan Tanjung, ke timur, sampe ruko utara jalan. Disitu semua kebanyakan,” timpalnya.(blt1)

Keterangan Gambar : Anak Punk terjaring Razia Satpol PP Kota Blitar.(ist)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/03/a59aaf9f-8466-4fd7-a1e1-789a479567e3.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/03/a59aaf9f-8466-4fd7-a1e1-789a479567e3-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,anak Punk,Berita,blitar,dinas sosial pemkot blitar
ADAKITANEWS, Kota Blitar - Untuk menekan angka keresahan masyarakat Kota Blitar soal keberadaan anak punk, Dinas Sosial Kota Blitar mengaku hanya bisa melakukan beberapa upaya sosialisasi dan edukasi. Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Priyo Istianto mengatakan, anak punk dan anak jalanan juga warga negara yang berhak mendapat edukasi. 'Kita mampunya...