Hasil Akreditasi 8 Puskesmas di Blitar Belum Keluar

791

ADAKITANEWS, Blitar – Selama tahun 2017 lalu, di Kabupaten Blitar ada 10 Puskesmas yang mendapatkan penilaian untuk diakreditasi. Namun hingga kini, hanya ada 2 puskesmas yang sudah dikeluarkan hasil penilaiannya.

Diketahui, pada akhir tahun 2017 lalu ada 5 puskesmas yang mendapat penilaian akreditasi, yakni Puskesmas Doko, Sutojayan, Udanawu, Bakung, dan Wates. Untuk Puskesmas Doko, akhirnya mendapat penilaian paling akhir meski sebelumnya sempat diberitakan bahwa tidak jadi mengikuti penilaian karena beberapa kendala.

Kepala Bidang Layanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Christine Indrawati mengatakan, selama tahun 2017 lalu dari 10 puskesmas yang sudah dinilai untuk akreditasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), baru 2 puskesmas yang sudah dinyatakan lolos penilaian. Diantaranya Puskesmas Wlingi dan Garum, sedangkan 8 Puskesmas lain, hingga kini hasilnya belum keluar.

“Total selama tahun 2017, ada 10 Puskesmas yang sudah mendapat penilaian untuk akreditasi. Tapi sampai saat ini 8 puskesmas belum mendapatkan pengumuman hasilnya,” katanya, Senin (08/01).

Lebih lanjut Christine menjelaskan, untuk 3 puskesmas yang diakreditasi pada pertengahan tahun 2017 hasilnya juga belum keluar, diantaranya Puskesmas Binangun, Kesamben, dan Wonotirto. Sedangkan 4 Puskesmas lainnya, yakni Puskesmas Udanawu, Bakung, Sutojayan, dan Wates yang diakreditasi pada November 2017, hasil akreditasinya juga belum keluar.

“Untuk Puskesmas Doko diprediksi masih akan lama untuk hasil akreditasi karena penilaian masih dilakukan pada akhir bulan Desember lalu. Sehingga saat ini kita masih menunggu semua hasil akreditasinya. Kita berharap, sesuai dengan target Pemkab semuanya mendapat akreditasi tingkat madya,” harapnya.

Untuk diketahui, dari 24 Puskesmas di Kabupeten Blitar baru 4 puskesmas yang sudah terakreditasi tingkat madya. Diantaranya Puskesmas Wonodadi, Srengat, Wlingi dan Garum.(fat/wir)

Keterangan gambar: Christine Indrawati, Kepala Bidang Layanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar.(foto : fathan)