ADAKITANEWS, Blitar – Tuntutlah ilmu sampai negeri Cina. Itulah kata bijak untuk memacu semangat seseorang agar terus mencari ilmu. Karena mencari ilmu tidak hanya dianjurkan kepada usia anak-anak maupun dewasa, tetapi juga kepada mereka yang sudah lanjut usia (lansia). Mungkin kita semua bertanya-tanya, apa manfaat mencari ilmu bagi mereka yang sudah lansia?

=========

Meski sudah berusia senja, di Kabupaten Blitar ada puluhan lansia yang terlihat tetap bersemangat mengikuti kegiatan di pondok pesantren janda lansia Al Mawadah, tepatnya di Dusun Bendelonje Desa Kendalrejo Kecamatan Talun. Sejak tahun 2008, pondok pesantren janda lansia Al Mawadah ini memang membuka pondok Ramadan khusus untuk janda dan lansia, yang diadakan anak cabang Muslimat NU Kecamatan Talun.

Sri Banun, salah satu pengasuh pondok pesantren menjelaskan, tahun ini ada 52 janda lansia yang mengikuti pondok Ramadan. Mereka berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Blitar seperti dari Kecamatan Wlingi, Gandusari, dan Talun. Bahkan ada beberapa yang berasal dari luar kota seperti Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Malang.

Menurut Sri Banun, usia tertua janda lansia yang mengikuti pondok Ramadan di Ponpes janda lansia Al Mawadah ini adalah 89 tahun. Sedangkan yang paling muda berusia 56 tahun. “Meski usia sudah senja tapi mereka sangat bersemangat untuk mengikuti kegiatan disini, sehingga kami sebagai pendamping juga ikut bersemangat,” tutur Sri Banun, Sabtu (03/06).

Tujuan utama dari pondok pesantren janda lansia Al Mawadah ini, lanjut Sri Banun, adalah agar para lansia memanfaatkan waktunya untuk kegiatan yang positif seperti mengaji dan tadarus, terutama saat bulan Ramadan. Sehingga saat pulang ke rumah para lansia tersebut bisa menjadi teladan dan memberi contoh positif kepada anak cucunya.
Selain itu janda lansia juga relatif memiliki waktu luang lebih banyak. Dan di usia senja seperti itu para lansia juga membutuhkan lebih banyak bimbingan rohani karena rentan pikun dan emosional.

“Tujuan utamanya adalah agar para lansia mengisi hari-harinya di bulan puasa ini dengan kegiatan yang positif. Sehingga nantinya bisa memberikan teladan yang baik dan positif kepada anak cucunya. Selain itu usia senja seperti mereka kan sangat mudah emosi dan rentan pikun untuk itu selama disini kita berusaha memberikan bimbingan,” imbuhnya.

Pondok Ramadan di Ponpes janda lansia Al Mawadah sendiri dilakukan selama sepuluh hari di awal bulan Ramadan. Kegiatannya dimulai sejak Subuh. Mulai dari kegiatan mengaji, mendengarkan ceramah, hingga senam pagi.

Surati, 85, salah satu santri lansia di Ponpes Al Mawadah mengatakan, sangat senang dan bersemangat mengikuti pondok Ramadan. Selain untuk mengisi kegiatan di waktu luang dan memperdalam ilmu agama sebagai bekal, baginya kegiatan pondok Ramadan juga sebagai salah satu sarana menyegarkan ingatan agar tidak pikun. Utamanya kegiatan mengaji. “Ya senang disini, karena banyak temanya. Selain itu, pikiran saya bisa terlatih agar tidak pikun,” jelasnya.

Untuk diketahui, di dalam lokasi pondok pesantren janda lansia Al Mawadah tersebut ada tiga kamar yang digunakan untuk mondok para lansia. Lansia yang mondok di Ponpes Al Mawadah sama sekali tidak dipungut biaya. Pihak pondok pesantren pun juga tidak menyiapkan anggaran khusus. Untuk makan sahur dan berbuka puasa, panitia Ponpes membuat jadwal memasak dengan bahan baku lauk dan sayur yang merupakan pemberian donatur dan masyarakat sekitar Ponpes.(blt2)

Keterangan gambar: Aktivitas para lansia di dalam Pondok Pesantren.(ist)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/06/IMG-20170531-WA0003-1024x768.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/06/IMG-20170531-WA0003-150x150.jpgREDAKSISpiritualadakitanews,Berita,blitar,Lansia,pondok pesantren
ADAKITANEWS, Blitar - Tuntutlah ilmu sampai negeri Cina. Itulah kata bijak untuk memacu semangat seseorang agar terus mencari ilmu. Karena mencari ilmu tidak hanya dianjurkan kepada usia anak-anak maupun dewasa, tetapi juga kepada mereka yang sudah lanjut usia (lansia). Mungkin kita semua bertanya-tanya, apa manfaat mencari ilmu bagi mereka...