ADAKITANEWS, Blitar – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) segera menggulirkan kompetisi liga Indonesia, mulai dari liga 1, 2, dan 3.

Berbagai persiapan dilakukan berbagai tim, tidak terkecuali Blitar Poetra FC yang akan mengarungi kompetisi Liga 3 zona Jawa Timur. Persiapan yang dilakukan Blitar Poetra FC, salah satunya yakni dengan menggelar seleksi pemain dan persiapan TC (Training Center).

Tak berbanding lurus dengan Blitar Poetra FC, PSBI yang sebelumnya memiliki nama besar dan basis suporter di Blitar justru masih belum dapat ditentukan nasibnya. Padahal, PSBI seharusnya bermain di Liga 3 zona nasional. Zona ini akan menjadikan PSBI bertemu dengan juara-juara Liga 3 di zona provinsi.

Ketua PSSI Kabupaten Blitar, Fatatoh Hironi Ulia mengatakan, tim-tim yang berlaga di Liga 3 dapat menggunakan bantuan dana dari pemerintah daerah (APBD), karena masuk tim amatir. Namun untuk PSBI, justru tidak mendapatkannya. Meski demikian, tim-tim di Liga 3 juga dapat mengajukan sponsor pada pihak swasta.

“Untuk tim sepakbola di Kabupaten Blitar, nanti Blitar Poetra FC yang mendapatkan pembiayaan hibah dari APBD,” ungkapnya, Selasa (06/02).

Fatatoh menjelaskan, pemilihan Blitar Poetra FC sebagai tim yang mendapatkan bantuan bukan karena pilih kasih, namun karena sejak musim lalu Blitar Poetra FC sudah berkompetisi di Liga 3. Selain itu, Blitar Poetra FC sebagai ajang pembibitan atlet sepakbola di Kabupaten Blitar. Sedangkan PSBI musim lalu sudah berkompetisi di Liga 2 namun terdegradasi ke Liga 3 zona nasional.

Untuk besaran biaya pembinaan dari APBD ini, PSSI Kabupaten Blitar berencana akan menurunkan anggaran dari APBD sebesar Rp 400 juta untuk pembinaan di Blitar Poetra FC.

“Karena Blitar Putra sebagai wadah pembinaan di Kabupaten Blitar untuk saat ini dana hibah tersebut dialokasikan ke Blitar Putra,” tegas Fatatoh.

Meski tidak menyalurkan dana untuk pembinaan, lanjut Fatatoh, PSSI tetap akan memfasilitasi bagi tim yang berjuluk Singo Lodro PSBI. Fasilitas ini meliputi rekomendasi dari PSSI untuk PSBI mengarungi kompetisi di Liga 3 serta bantuan menyiapkan armada untuk kebutuhan tim.

“Hingga saat ini belum ada informasi yang akan mengelola PSBI untuk mengarungi kompetisi musim 2018-2019 ini. Bahkan bila tidak mendapatkan pengurus baru, bisa dikatakan PSBI tinggal menjadi sejarah sepakbola di Kabupaten Blitar,” imbuhnya.

Sementara itu, mantan manajer PSBI, Wima Brahmantya menegaskan, bahwa ia sudah melepaskan kepengurusan PSBI sejak September tahun lalu. Saat ini pihaknya tengah mencari pihak yang mau meneruskan estafet kepengurusan PSBI.

“Kita sedang mencari siapa yang mau melanjutkan mengurus PSBI, karena saya sudah resmi mundur,” jelas Wima melalui telepon.(fat/wir)

Keterangan gambar: Logo PSBI.(google.com)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/02/logo-psbi-blitar.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/02/logo-psbi-blitar-150x150.jpgREDAKSIOlahragaadakitanews,Berita,blitar,psbi
ADAKITANEWS, Blitar - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) segera menggulirkan kompetisi liga Indonesia, mulai dari liga 1, 2, dan 3. Berbagai persiapan dilakukan berbagai tim, tidak terkecuali Blitar Poetra FC yang akan mengarungi kompetisi Liga 3 zona Jawa Timur. Persiapan yang dilakukan Blitar Poetra FC, salah satunya yakni dengan...