2015-07-27_21.25.372015-07-27_21.26.20

ADAKITANEWS, Kota Kediri – Pemerintah Kota Kediri masih mempertahankan budaya asli daerah yakni tasyakuran Manusuk Sima dalam HUT Kota Kediri ke-1136 di Taman Tirtoyoso Kuwak Kota Kediri, Senin(27/7). Pasalnya, dari Manusuk Sima inilah awal mula berdirinya Kota Kediri.

Informasi yang dihimpun tim Adakitanews.com, Guntur salah satu budayawan Kota Kediri menjelaskan sejarah berdirinya Kota Kediri diawali dari Manusuk Sima. Perihal ini berdasarkan Prasasti Kwak yang ditemukan di daerah Kuwak Kota Kediri dengan tanggal  27 Juli 879 M.

Diketahui bahwa penetapan wilayah Kuwak sebagai Sima dilakukan oleh raja Mataram saat itu yakni Sri Maharaja Rake Kayuwangi pada tanggal prasasti. Dari penemuan prasasti itulah maka ditetapkan sebagai hari jadi Kota Kediri yang selalu diperingati hingga kini.

“Manusuk Sima berarti penetapan sebuah sima. Sima sendiri adalah sebuah wilayah dimana wilayah tersebut dibebaskan dan diberikan kepada rakyat oleh raja saat itu (Sri Maharaja Rake Kayuwangi-red),” jelas Guntur.

Pada dasarnya, kegiatan Manusuk Sima hampir sama dengan kegiatan tasyakuran pada umumnya. Terdapat berbagai macam makanan yang dinikmati bersama-sama oleh pemerintah dengan masyarakat setempat. Namun yang menjadi pembeda yakni berbagai jenis makanan itu lebih lengkap, yakni ada bunga talon setaman, cok bakal, jarit empat, lumping, ayam cemani, buceng kuat, robyong, jenang sengkolo, jajan pasar, serta pisang setangkai.

“Dalam ritual ini juga dibacakan wara anugra (surat keputusan Wali Kota-red) yang dibacakan sesuai prasasti itu yakni dengan huruf Palawa,” jelas Guntur

Lebih lanjut Guntur mengatakan terdapat beberapa perlengkapan pertanian yang harus disediakan sebagai simbol. Perlengkapan diantaranya, cangkul, sabit, linggis dan lain sebagainya. Perlengkapan ini disiapkan agar Manusuk Sima dalam rangka HUT Kota Kediri ke-1136 ini sama dengan Manusuk Sima pertama kali.

“Kami membuat Manusuk Sima ini semirip mungkin dengan Manusuk Sima pertama kali dilangsungkan,” ujarnya.(adv/hms/zay)

Keterangan Gambar : Upacara Manusuk Sima, sebagai simbol pengukuhan berdirinya wilayah Kediri

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/07/2015-07-27_21.26.20.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/07/2015-07-27_21.26.20-150x150.jpgRedaksiAdvertorialHUT KOta Kediri ke 1136,kediri,Manusuk,sima
ADAKITANEWS, Kota Kediri – Pemerintah Kota Kediri masih mempertahankan budaya asli daerah yakni tasyakuran Manusuk Sima dalam HUT Kota Kediri ke-1136 di Taman Tirtoyoso Kuwak Kota Kediri, Senin(27/7). Pasalnya, dari Manusuk Sima inilah awal mula berdirinya Kota Kediri. Informasi yang dihimpun tim Adakitanews.com, Guntur salah satu budayawan Kota Kediri menjelaskan...