ADAKITANEWS, Kediri – 2 pelajar yang berasal dari Satuan Karya (Saka) Bhayangkara Polres Kediri terpaksa harus dibopong ke pinggir jalan, lantaran tidak kuat berdiri terlalu lama saat apel pasukan pemusnahan Barang Bukti (BB) di halaman Mapolres Kediri, Senin (19/06) sore.

Kedua anggota tersebut adalah Ari dan Sintia. Mereka pingsan lantaran berdiri terlalu lama dan dalam posisi berpuasa. Selain itu terik matahari juga menambah pusing kepala mereka.

Dalam apel tersebut Polres Kediri memusnahkan berbagai barang bukti hasil Operasi Pekat Semeru tahun 2017 diantaranya narkoba jenis dobel l sebanyak 25 ribu butir, miras ilegal 2.215 botol, arak jawa 3.632 botol, 412 kilogram bubuk mercon, dan 79 bendel sumbu mercon.

Kapolres Kediri, AKBP Sumaryono mengatakan, agenda hari ini adalah pemusnahan barang bukti dari hasil Operasi Pekat Semeru tahun 2017, serta apel gelar pasukan pengamanan untuk operasi Ramadniya tahun 2017.

“Target operasi Ramadniya ini untuk persiapan pengamanan masyarakat yang melakukan mudik, maupun keamanan di jalan, rumah yang ditinggal mudik, daerah rawan dan lainnya. Tak lain supaya masyarakat nyaman, aman dan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.(udn)

Keterangan gambar : 2 pelajar anggota Saka Bhayangkara pingsan dan pemusnahan barang bukti.(foto:fasihhuddin kholili)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/06/190617-udn-kediri-bhayangkara-1-1024x576.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/06/190617-udn-kediri-bhayangkara-1-150x150.jpgREDAKSIHukum Kriminaladakitanews,Berita,polres kediri,saka bhayangkara
ADAKITANEWS, Kediri - 2 pelajar yang berasal dari Satuan Karya (Saka) Bhayangkara Polres Kediri terpaksa harus dibopong ke pinggir jalan, lantaran tidak kuat berdiri terlalu lama saat apel pasukan pemusnahan Barang Bukti (BB) di halaman Mapolres Kediri, Senin (19/06) sore. Kedua anggota tersebut adalah Ari dan Sintia. Mereka pingsan lantaran...