@dakitanews Kediri – Pelantikan Struktur Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kediri mengukuhkan Sulkani sebagai Ketua Definitif DPRD periode 2014-2019. Ternyata ia juga merupakan famili dari Bupati Kediri saat ini, Haryanti.

“Ya, saya adik iparnya dan itu bukan masalah, karena tidak ada aturannya jika ipar Bupati tidak boleh jadi Ketua Dewan, toh Ibu Mega dan Puan juga ada hubungan keluarga dan itu tak jadi masalah,” katanya saat diwawancarai seusai acara pelantikan tersebut pada Selasa (30/09) di salah satu ruang jamuan makan Gedung DPRD.

Kemudian saat ditanya soal profesionalitas, Sulkani berdalih bahwa ia akan tetap bekerja sesuai aturan yang ada. Hubungan famili dengan Bupati tidak akan menjadi suatu hambatan untuk melakukan tugas legislatif yang salah satunya adalah mengawasi kinerja Bupati sebagai lembaga eksekutif.

“Saya kira hubungan saya dengan Ibu Haryanti tidak jadi masalah. Saya tahu mana saat kita berhubungan sebagai famili dan saat sebagai institusi. Jadi tidak akan mengganggu profesionalitas kerja,” dalih Sulkani.

Sulkani merupakan salah satu anggota DPRD yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Pemilu legislatif 9 April 2014 lalu. Sama halnya dengan kakak iparnya Bupati Kediri, Haryanti yang juga merupakan politisi PDIP Kabupaten Kediri yang masa jabatannya akan berakhir pada tahun 2015 nanti. Bupati perempuan ini adalah istri dari mantan bupati Kediri dua periode lalu, Sutrisno yang juga adalah ketua Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kabupaten Kediri saat ini. (anam)

Keterangan Gambar:

RedaksiPolitik
@dakitanews Kediri – Pelantikan Struktur Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kediri mengukuhkan Sulkani sebagai Ketua Definitif DPRD periode 2014-2019. Ternyata ia juga merupakan famili dari Bupati Kediri saat ini, Haryanti. “Ya, saya adik iparnya dan itu bukan masalah, karena tidak ada aturannya jika ipar Bupati tidak boleh jadi Ketua...