Istri Jadi TKW, Seorang Pria Tewas Bunuh Diri Tinggalkan Sepucuk Surat Untuk Keluarga

49

Kediri(adakitanews.com)—Seorang pria ditemukan meninggal dunia bunuh diri di rumah kosong Dusun Karangdoro Desa Karangtalun Kecamatan Kras Kabupaten Kediri, Kamis pagi (24/10/2019).

Pria itu adalah Imam Basori (42) warga Dusun Karangdoro Desa Karangtalun Kecamatan Kras Kabupaten Kediri.

Pertama kali korban meninggal dunia yang mengetahui Nur Hadi (24) adik ipar korban. Pada saat itu saksi sengaja mencari korban karena biasanya duduk di depan rumah tidak ada.

Korban biasanya bermain Wifi. Saksi sepulang menemani jalan-jalan pagi bersama sang istri yang hamil satu bulan mencari korban.

Saksi semakin curiga karena diberitahu oleh ibunya tali untuk menjemur pakaian putus. Saksi kemudian mencari korban itu di rumah kosong yang milik orang tua korban.

Pada saat masuk didalam rumah saksi melihat sang kakak ipar sudah meninggal dengan kondisi menggantung ditiang rumah. Spontan kaget adik ipar langsung langsung memberitahu warga sekitar.

“Korban meninggal dunia gantung diri menggunakan seutas tali plastik dengan panjang kurang lebih 3 meter, ” tutur Kapolsek Kras AKP Ridwan Sahara melalui Kasi Humas Polsek Kras Aipda Didik Wahyudi.

Petugas Polsek Kras, tim inafis Mapolres Kediri dan dokter Puskesmas setempat melakukan pemeriksaan ditubuh korban. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya luka bekas akibat tanda-tanda penganiayaan.

“Korban murni bunuh diri. Kami tidak menemukan adanya luka bekas yang mengarah tindak kejahatan,” ungkap Kasi Humas.

Petugas pada saat melakukan olah TKP mendapati sepucuk surat wasiat yang ditinggalkan korban untuk keluarganya. Isi surat dengan tulisan tinta merah yang berisikan keluh kesah korban yang mengalami masalah.

Isi surat tersebut berisi “Ibu, Fadil, Sania Ayah duwe ATM. Ayah duwe utang ben disaur ibuk e. Ayah lungo adoh. Ayah bingung. Penyakite ayah gak mari mari. Penyakitku iki sak benere digawe uwong. Rasane setengah mati wes gak kuat ngrasakne.

Aku duwe doso wong sak omah sak keluarga sepurane seng okeh Sania ayah Fadil ayah ibuk ayah sepurane ayah seng okeh. Selamat jalan selamat tinggal iki enek hubungane Karo bojoku Dewi. Aku digawe gelisah ora iso mangan ora iso turu”.

Dari keterangan beberapa saksi, istri korban bekerja diluar negeri menjadi TKW. Sementara itu korban mempunyai penyakit komplikasi yang tidak kunjung sembuh.

“Kami menduga korban mengalami depresi karena penyakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh dan akhirnya korban bunuh diri,” terang Kasi Humas.

Sementara itu dari pihak keluarga meminta diselesaikan secara kekeluargaan dan sebelumnya korban memang memiliki riwayat sakit komplikasi yang tak kunjung sembuh, serta ada permasalahan keluarga di mana istrinya sedang menjadi TKW.

Pihak keluarga membuat surat pernyataan tidak akan menuntut secara hukum kepada pihak kepolisian dan dari hasil tim medis dan unit Identifikasi tidak diketemukan tanda tanda penganiayaan.(gar).