laka
@dakitanews Kediri
– Jenazah Saniyem, 55, warga Desa Bangsongan, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, korban kecelakaan Bus Harapan Jaya, tiba dirumah duka pukul 13.45 Wib. Kedatangan jenazah Saniyem disambut isak tangis keluarga, kerabat dan warga sekitar.

Pantuan @dakitanews.com, kedatangan jenazah Saniyem ini tergolong aneh. Pasalnya, jenazah Saniyem korban kecelakaan maut Bus Harapan Jaya, tidak diantar dengan mobil ambulans dari RSUD Sidoarjo tempat korban dirawat di RS tersebut, melainkan diantar mobil ambulans relawan Jokowi-Jk.

Jenazah Saniyem, diangkut mobil ambulans relawan Jokowi-Jk warna hitam berkombinasi putih dan bergambar Presiden terpilih Joko Widodo menggunakan baju khas kotak-kotak warna putih merah. Tampak dua pengantar sopir dan kernetnya memakai pakaian hitam. Warga yang mengetahui kedatangan jenazah Saniyem ini, langsung mendekatinya.

Warga mengeluarkan jenazah Saniyem, yang sudah dalam keadaan dikafani. Sementara itu, Jumini kerabat korban berada dalam satu mobil ambulans. Jumini terlihat menangis histeris saat keluar ambulan dan butuh dipapah oleh warga. Jenazah Saniyem dibawa masuk ke rumah untuk disholati.

Samsi, kerabat Saniyem, merasa sangat bersyukur jenazah saudaranya cepat tiba di rumah duka. “Saya gak tahu kenapa kok diantar mobil ambulans yang bukan dari rumah sakit. Yang penting jenazah mbak Saniyem sudah diantar pulang, ” tuturnya.(gar).

Keterangan Gambar : Ambulan Jokowi JK saat mengantar jenazah Saniyem. 

RedaksiHukum Kriminalkecelakaan harapan jaya
@dakitanews Kediri - Jenazah Saniyem, 55, warga Desa Bangsongan, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, korban kecelakaan Bus Harapan Jaya, tiba dirumah duka pukul 13.45 Wib. Kedatangan jenazah Saniyem disambut isak tangis keluarga, kerabat dan warga sekitar. Pantuan @dakitanews.com, kedatangan jenazah Saniyem ini tergolong aneh. Pasalnya, jenazah Saniyem korban kecelakaan maut...