ADAKITANEWS, Jombang – Bangunan yang diduga merupakan candi peninggalan kerajaan Majapahit ditemukan di lokasi makam keramat Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang.

Bangunan yang diduga candi ini berdiri di komplek makam keramat yang warga setempat biasa menyebutnya sebagai Punden Sentono di Dusun Sumbersari Desa Sukosari Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang. Diketahui, makam keramat tersebut merupakan makam dari Mbah Blawu, yang menurut cerita rakyat setempat merupakan salah satu orang yang pertama kali mendiami desa tersebut, atau istilah jawanya babat alas.

Seorang juru kunci makam, Soleh, 32, mengatakan, bangunan yang diduga candi peninggalan Kerajaan Majapahit itu ditemukan pada Minggu (14/01) sekitar pukul 07.00 WIB. Sebelum menemukan bangunan tersebut, di hari sebelumnya Soleh mengaku bermimpi sedang berada di dalam sebuah candi yang mirip dengan struktur Candi Tikus di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto.

“Sebelumnya pada malam hari sebelum saya menemukan itu, bermimpi sedang berada di candi yang mirip dengan Candi Tikus di Mojokerto,” jelas Soleh menceritakan.

Alhasil pada minggu paginya, ketika Soleh sedang menggali tanah di sekitar makam Mbah Blawu tiba-tiba cangkulnya patah karena mengenai sesuatu yang keras. Dan ketika digali dengan hati-hati, ternyata sesuatu yang telah mematahkan cangkulnya tersebut merupakan struktur batu bata yang terlihat kuno dan menyerupai struktur bangunan dinding candi.

“Awalnya saya mau menggali tanah untuk menguruk lubang jalan yang mau masuk ke lokasi makam, tiba-tiba cangkul saya membentur benda keras dan patah. Karena penasaran, kemudian saya gali hingga kedalaman satu meter kemudian menemukan sesuatu yang mirip bangunan candi,” ujarnya Soleh saat diwawancarai Tim Adakitanews.com, Senin (15/01).

Sementara itu, Soleh memperkirakan bahwa bangunan yang diduga candi tersebut luasnya sekitar 20 meter persegi. Hal tersebut mengingat lokasi lahan penemuan itu dikelilingi oleh sungai kecil yang jarak antara makam dan sungai itu tidak lebih dari 30 meter. “Kemungkinan jika digali, luas candi ini sekitar kurang lebih 20 meter kali 20 meteran,” tandasnya.

Menurut penjelasan Soleh, bahwa pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Kabupaten Mojokerto sudah melihat temuan itu di lokasi penemuan pada Senin (15/01) pagi. “BPCB Mojokerto tadi pagi kesini, hanya melihat saja,” jelasnya.

Sedangkan pihak BPCB Kabupaten Mojokerto saat dikonfirmasi Tim Adakitanews.com belum mau angkat bicara dengan alasan masih berada di luar kota.(ar)

Keterangan gambar: Juru kunci makam Mbah Blawu saat menggali bangunan yang menyerupai candi.(foto:adi rosul)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/01/150118-ar-jombang-candi-1-1024x576.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/01/150118-ar-jombang-candi-1-150x150.jpgREDAKSISeni Budayaadakitanews,Berita,candi,jombang,makam keramat
ADAKITANEWS, Jombang - Bangunan yang diduga merupakan candi peninggalan kerajaan Majapahit ditemukan di lokasi makam keramat Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang. Bangunan yang diduga candi ini berdiri di komplek makam keramat yang warga setempat biasa menyebutnya sebagai Punden Sentono di Dusun Sumbersari Desa Sukosari Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang. Diketahui, makam keramat...