Kabupaten Tulungagung; Lima Kecamatan Rawan Bencana

2069

Peta bencana jatim@dakitanews Tulungagung – Memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung menyatakan lima Kecamatan rawan bencana alam. Bencana tersebut diantaranya adalah tanah longsor, angin puting beliung, dan banjir.

“Penetapan ini berdasarkan data yang kami punya,” ujar sekertaris BPBD Kabupaten Tulungagung, Sunaryo.

Berdasarkan hasil pantauan dan laporan yang ada, diperkirakan cuaca ekstrim dan tak menentu akan terjadi di kota marmer.Hal ini dikarenakan secara geografis Tulungagung dikelilingi oleh gunung dan hutan lindung yang kondisinya sudah rusak. Akibatnya potensi terjadinya bencana lebih besar. Penyebab lain kondisi tanah yang labil di sebagian wilayah pegunungan.

“Diperkirakan rawan terjadi bencana alam. secara geografis dikelilingi pegunungan dan hutan, namun kondisinya banyak yang rusak,” tuturnya.

Sunaryo melanjutkan, sedikitnya ada lima kecamatan yang rawan bencana, yaitu Kecamatan Pagerwojo, Sendang, Boyolangu, Pakel, dan Campurdarat. BPBD juga melakukan pemetaan terhadap potensi bencana di beberapa kecamatan lain. Hasilnya bencana tanah longsor rawan terjadi di Kecamatan Pagerwojo, Sendang, Pucanglaban, dan Tanggunggunung. Sedangkan untuk daerah rawan puting beliung yakni Kecamatan Boyolangu, Pakel, Kalidawir dan Kecamatan Tulungagung.

“Untuk putting beliung agak sulit menentukan karena angin dan bisa terjadi di mana saja,” terangnya.

Untuk mengantisipasi adanya korban jiwa, BPBD telah memperingatkan dan menghimbau kepada seluruh warga Tulungagung yang daerahnya sudah dipetakan masuk lokasi rawan bencana. BPBD mengirimkan surat kepada setiap kecamatan terkait waspada bencana. Masyarakat juga diminta kerja bakti lingkungan. Di antaranya membersihkan saluran air dari sampah serta menebang pohon yang sudah tua dan rawan ambruk.

Hal lain yang perlu diwaspadai saat awal musim penghujan seperti saat ini adalah angin puting beliung yang dapat terjadi setiap waktu. “Memasuki awal musim penghujan, warga agar lebih berhati – hati dan biasanya yang terjadi  bencana angin puting beliung. Puting beliung ini tak bisa diperkirakan kejadiannya dimana, hanya tahun sebelumnya di daerah Pakel,” pungkasnya.(Bram/Jati)

Keterangan Gambar : Peta prakiraaan bencana alam di Jatim tahun 2013